joomla 3.6.5 released

Joomla merupakan satu dari sekian banyak content management system (CMS) yaitu aplikasi web untuk membuat website dinamis dengan cepat. Joomla bersifat free dan open source. Sebagaimana CMS lainnya seperti Wordpress, Drupal, dan banyak lagi yang lain, kode sumber Joomla dapat diunduh secara gratis, dilihat, dipelajari dan bahkan dikembangkan ulang. Itulah sebabnya, celah keamanan CMS sumber terbuka seperti Joomla lebih mudah diketahui dan rentan terhadap serangan hacker. Untuk mengatasi ini semua, secara teratur, situs resmi Joomla (joomla.org) mengeluarkan update terbaru.

Umumnya, kebanyakan update terbaru dari situs resmi Joomla adalah terkait dengan faktor keamanan. Seperti baru-baru ini, tepatnya tanggal 13 Desember 2016, Joomla.org kembali merilis Joomla 3.6.5. Di rilis Joomla 3.6.5 ini terdapat tiga perbaikan terkait isu keamanan, tiga perbaikan terkait bug (error), dan juga micellaneous security hardening. Terkait keamanan, tiga isu keamanan yang telah mengalami perbaikan di rilis Joomla 3.6.5 ini memiliki level prioritas dari rendah sampai tinggi.

Untuk Anda yang mempunyai website atau blog Joomla yang masih menggunakan versi sebelumnya, sangat dianjurkan untuk segera melakukan update website Joomla ke Joomla 3.6.5. Dengan melakukan update website Joomla ke rilis terbaru ini (Joomla 3.6.5), berarti Anda memberikan perhatian yang sungguh-sungguh pada faktor keamanan website Joomla Anda. Minimal file-file inti (core files) Joomla, diluar file-file Joomla yang berasal dari ekstensi pihak ketiga, menjadi lebih aman sampai ditemukannya celah keamanan baru untuk diperbaiki kembali.

Anda dapat mengetahui adanya rilis versi terbaru dan sekaligus untuk melakukan update Joomla melalui area administrator Joomla (Joomla backend). Sebelum melakukan update, salah satu yang tidak kalah penting adalah melakukan pencadangan (backup) terlebih dahulu. Situs resmi Joomla selalu menganjurkan untuk melakukan backup sebelum melakukan update. Backup dapat digunakan untuk memulihkan kembali website Joomla Anda apabila ada kegagalan dalam proses update.

Baca artikel:

Untuk Anda yang mau membangun blog atau website dari Joomla menggunakan versi ini, Anda perlu mengetahui terlebih dahulu syarat software yang diperlukan. Berikut ini adalah syarat software untuk menjalankan Joomla 3:

  • PHP. Anda dapat menggunakan PHP versi 5.6 +, namun sangat dianjurkan menggunakan PHP 7 untuk mendapatkan performa terbaik. Toleransi minimunnya adalah PHP 5.3.10 +.
  • Database. Anda dapat menggunakan tiga opsi database untuk Joomla 3 yaitu MySQL, SQL Server dan PostgreSQL. Bila Anda menggunakan MySQL, versi yang dianjurkan adalah MySQL 5.5.3 +, sedangkan toleransi minimumnya adalah MySQL 5.1 +. Bila Anda menggunakan SQL Server, Versi yang dianjurkan adalah SQL Server 10.50.1600 +. Bila Anda menggunakan PostgreSQL, Versi yang dianjurkan adalah PostgreSQL 9.1 +, sedangkan toleransi minimumnya adalah PostgreSQL 8.3.18 +.
  • Web Server yang didukung. Bila Anda menggunakan Apache, versi yang dianjurkan adalah Apache 2.4 +, sedangkan toleransi minimumnya adalah Apache 2.x +. Bila Anda menggunakan Nginx, versi yang dianjurkan adalah Nginx 1.8 +, sedangkan toleransi minimumnya adalah Nginx 1.0 +. Bila Anda menggunakan Microsoft IIS, versi yang dianjurkan adalah Microsoft IIS 7.