Blog pada dasarnya adalah media untuk menuangkan ide, gagasan, berbagi pengalaman dan berbagi pengetahuan dalam bentuk tulisan yang dipublikasikan melalui world wide web. Pertumbuhan blog di Indonesia tergolong pesat. Hal ini dikarenakan kemudahan dalam pembuatannya dengan menggunakan berbagai aplikasi web yang ada. Blogger, CMS Wordpress dan CMS Joomla adalah beberapa contoh aplikasi web yang digunakan untuk membuat blog. Namun karena Blogger dan Wordpress lebih mudah dan fleksibel, keduanya lebih dominan digunakan dibandingkan dengan Joomla.

Sekarang ini orientasi pembuatan blog tidak semata-mata hanya untuk menuangkan ide, gagasan, berbagi pengalaman dan berbagi pengetahuan, namun telah bertambah sebagai sarana untuk mendapatkan penghasilan melalui program afiliasi. Program afiliasi yang saat ini sedang menjadi tren dan populer adalah periklanan Google Adsense. Apabila pemilik blog telah disetujui untuk mengikuti program periklanan Google Adsense, pemilik blog dapat menampilkan iklan, baik iklan teks, gambar atau animasi di laman blog yang dimiliki. Tidak sedikit blogger profesional yang telah berhasil meraup puluhan juta bahkan sampai ratusan juta rupiah dari periklanan Google Adsense ini.

Blog-blog yang ada di Indonesia banyak dibangun menggunakan Blogger atau Wordpress bila dibandingkan dengan Joomla atau beberapa CMS lainnya. Dari beberapa informasi yang diperoleh, hal ini dikarenakan Joomla agak rumit dan membingungkan. Sebenarnya Joomla tidak berbeda jauh dengan Blogger atau Wordpress, bahkan dapat dibilang bahwa Joomla memiliki sisi keamanan yang lebih baik. Sebagai contoh, Anda mungkin dapat menambahkan kode afiliasi seperti Google Adsense atau kode dari video Youtube ke Blogspot atau Wordpress dengan mudah, namun di Joomla, kode tersebut akan diformat ulang, dipotong atau dihapus sama sekali.

Itulah sebabnya menyisipkan kode afiliasi atau kode-kode lain yang berasal dari luar ke Joomla lebih sulit. Untuk mengatasinya, pemilik blog akan menggunakan ekstensi Joomla dari pihak ketiga (Joomla third-party extensions) untuk bisa menyisipkan kode-kode tersebut. Anda dapat menemukan banyak sekali ekstensi Joomla untuk maksud ini, baik ekstensi yang sifatnya gratis maupun yang berbayar di Joomla Extensions Directory (JED) atau di banyak situs-situs penyedia lainnya. Namun demikian, bila tidak berhati-hati, penggunaan ekstensi Joomla dari pihak ketiga juga memiliki resiko tersendiri terhadap blog yang Anda bangun dengan Joomla.

Ekstensi-ekstensi Joomla diperlukan untuk menambah kapabilitas dan fungsionalitas blog Joomla yang tidak ada di kode inti dasar (base core code). Anda diberi kebebasan untuk memasang ekstensi dari pihak ketiga selain ekstensi bawaan Joomla sendiri. Namun, gunakanlah secara bijak dan sesuai keperluan, jangan berlebihan karena ini menyangkut performa blog Anda. Blog-blog dengan penggunaan ekstensi yang berlebihan akan menjadi berat dan lama saat pemuatan. Pilih ekstensi Joomla yang bagus dan tepat sesuai kebutuhan. Pemilihan ekstensi yang buruk atau keliru juga berakibat pada efisiensi yang menurun, munculnya celah keamanan dan mungkin blog Joomla Anda bisa menjadi rusak.

Joomla memiliki tiga buah editor bawaan yaitu Editor - TinyMCE, Editor - None dan Editor - CodeMirror. Secara standar, editor TinyMCE diaktifkan dan bekerja dalam mode visual (WYSIWYG). Editor TinyMCE Joomla melarang penyisipan kode apapun yang berasal dari luar, baik menggunakan mode visual (WYSIWYG) maupun mode HTML. Hal ini sebenarnya terkait dengan pengaturan keamanan (security setting) yang diberlakukan di Joomla. Untuk bisa menyisipkan kode yang berasal dari luar, Anda perlu melakukan pengaturan pada konfigurasi global (global configuration) dan kemudian menggunakan editor None.

Dokumentasi Joomla sendiri terkait penambahan atau penyisipan kode-kode yang berasal dari luar agak sulit ditemukan. Hal inilah yang menyebabkan pemilik blog Joomla memilih untuk menggunakan ekstensi dari pihak ketiga. Ekstensi-ekstensi seperti ini banyak ditemukan di JED dan dikembangkan sebagai cara mudah untuk menambahkan kode-kode yang berasal dari luar ke blog Joomla. Artikel kali ini akan menunjukkan kepada Anda bagaimana menambahkan kode iklan Google Adsense ke Joomla tanpa menggunakan ekstensi dari pihak ketiga. Berikut ini adalah langkah-langkahnya:

1. Melakukan pengaturan konfigurasi global.

Masuk terlebih dahulu ke panel administrator Joomla (Joomla backend), klik menu System (1) dan kemudian pilih submenu Global Configuration (2).

Menambahkan kode iklan Google Adsense ke CMS Joomla tanpa menggunakan ekstensi pihak ketiga

Pastikan Anda berada di tab Text Filters, dari kotak daftar drop-down berlabel Super Users, pilih No Filtering dan kemudian simpan dengan mengklik tombol Save & Close.

Menambahkan kode iklan Google Adsense ke CMS Joomla tanpa menggunakan ekstensi pihak ketiga

2. Menambahkan kode iklan Google Adsense ke artikel Joomla.

Apabila Anda bingung membuat artikel menggunakan editor None yang memerlukan penggunaan elemen (tag) HTML, Anda dapat membuat terlebih dahulu artikel menggunakan editor TinyMCE dalam mode WYSIWYC. Setelah artikel selesai, klik tombol tombol Save & Close untuk menyimpannya.

Menambahkan kode iklan Google Adsense ke CMS Joomla tanpa menggunakan ekstensi pihak ketiga

Untuk bisa menambahkan atau menyisipkan kode iklan Google Adsense, rubah editor TinyMCE ke editor None dengan terlebih dahulu mengklik menu System dan kemudian memilih submenu Global Configuration.

Menambahkan kode iklan Google Adsense ke CMS Joomla tanpa menggunakan ekstensi pihak ketiga

Di laman Global Configuration, pilih Editor - None dari kotak drop-down berlabel Default Editor (1) dan kemudian klik tombol Save & Close (2). Selanjutnya buka kembali artikel yang sebelumnya telah dibuat. Anda dapat memperhatikan penggunaan beberapa elemen (tag) HTML yang ditampilkan di editor None.

Menambahkan kode iklan Google Adsense ke CMS Joomla tanpa menggunakan ekstensi pihak ketiga

Ambil atau salin kode iklan Google Adsense dari akun Adsense Anda dan kemudian letakkan atau sisipkan di tempat yang Anda tentukan di dalam artikel Joomla. Simpan dan akhiri dengan mengklik tombol Save & Close.

Menambahkan kode iklan Google Adsense ke CMS Joomla tanpa menggunakan ekstensi pihak ketiga

Sekarang buka artikel tersebut di area frontend Joomla dan Anda dapat melihat tampilan iklan Google Adsense. Sekarang Anda telah berhasil menambahkan atau menyisipkan iklan Google Adsense di Joomla tanpa menggunakan ekstensi pihak ketiga.

Menambahkan kode iklan Google Adsense ke CMS Joomla tanpa menggunakan ekstensi pihak ketiga

3. Menambahkan kode iklan Google Adsense ke modul Custom Joomla.

Custom adalah module bawaan Joomla. Dengan modul ini, Anda dapat menampilkan iklan Google Adsense di posisi modul tertentu di template Joomla Anda. Untuk menampilkan iklan Google Adsense dengan modul Custom ini, pastikan Anda masih menggunakan editor None. Klik menu Extension dan kemudian pilih submenu Modules. Di laman Modules (Site), klik tombol New dan kemudian pilih modul Custom.

Menambahkan kode iklan Google Adsense ke CMS Joomla tanpa menggunakan ekstensi pihak ketiga

Di laman Modules: Custom, salin dan letakkan kode iklan Google Adsense di modul tersebut, beri judul (title) untuk modul Custom (1), tentukan posisi modul tersebut di template Joomla (2) dan kemudian klik tombol Save & Close (3) untuk menyimpan dan mengakhiri. Apabila diperlukan, Anda dapat menambahkan pengaturan untuk parameter lainnya.

Menambahkan kode iklan Google Adsense ke CMS Joomla tanpa menggunakan ekstensi pihak ketiga