Blog ini awalnya dibangung dengan meggunana CMS Joomla versi 1.7, versi Joomla yang pada saat itu banyak dikatakan tidak lebih baik dari CMS lain seperti Wordpress, Drupal, Magento, Moodle dan sebagainya. Banyak yang mengatakan bahwa Joomla di versi saat itu kurang SEO-friendly, proses update atau upgrade yang sangat sulit dan juga lebih sulit untuk dipelajari. Faktor-faktor ini dan beberapa faktor yang lain menyebabkan banyak sekali blogger Indonesia cenderung bertahan dan tetap menggunakan Blogger atau Wordpress. Alasan tersebut tidak sepenuhnya salah dan memang demikian adanya.

Joomla di awal kemunculannya adalah sepenuhnya Content Management System (CMS), berbeda dengan Blogger yang tetap sebagai platform blog sampai saat ini dan Wordpress yang awalnya platform blog dan sekarang telah menjelma menjadi CMS. Platform blog dan CMS tentunya memiliki konstruksi dan kelengkapan fitur yang berbeda. CMS bisa digunakan untuk membangun blog pribadi dan juga berbagai jenis website kelas enterprise, sedangkan blog sangat terbatas pada blog pribadi dan jenis website tertentu. Dari sisi fitur, CMS jauh lebih lengkap karena diperlukan untuk membuat berbagai jenis website skala enterprise.

Dari sisi dukungan versi software, Joomla memerlukan syarat versi yang terkini untuk memaksimalkan unjuk kerjanya (performance) bila dibandingkan dengan Blogger atau Wordpress. Namun demikian, tetap ada toleransi versi minimal yang bisa digunakan namun dengan konsekuensi unjuk kerja yang tidak maksimal. Joomla terkenal dengan sisi keamanan yang lebih baik. Sebagai contoh, Joomla tidak menerima penambahan kode atau skrip dari luar, Anda perlu mengkonfigurasi Joomla terlebih dahulu untuk bisa menambahkannya. Itulah sebabnya, banyak blog-blog Joomla menggunakan ekstensi dari pihak ketiga untuk bisa menambahkan kode atau skrip dari luar seperti kode Google Adsense.

Baca artikel:

Dimulai dari versi Joomla 2.5, Joomla telah melakukan begitu banyak perubahan dari sisi antarmukanya (interface), peningkatan fitur, penambahan fitur baru, jauh lebih SEO dan SEM, update ke rilis versi yang sama atau upgrade ke versi di atasnya menjadi mudah dan masih banyak yang lainnya. Karena sama-sama CMS, tidak ada alasan bahwa Joomla lebih sulit dipelajari, yang pasti tidak akan jauh berbeda. Tidak ada alasan update atau upgrade Joomla itu sulit karena Joomla telah mempermudahnya. Joomla dulu dengan sekarang sudah berbeda jauh sekali.

Artikel kali ini akan menunjukkan kepada Anda bahwa update Joomla ke versi terkini melalui area administrator (Joomla backend) begitu mudah. Salah satu yang menjadi alasan mengapa pengguna Joomla di Indonesia masih sedikit adalah proses update atau upgrade yang sulit. Tidak hanya Anda, Penulispun mengalami hal yang sama waktu itu ketika upgrade dari Joomla 1.7 ke Joomla 2.5, selalu gagal upgrade, muncul begitu banyak error dan harus diselesaikan satu persatu, mencari solusi di internet dan masuk ke forum resmi Joomla. Butuh ketekunan, kesabaran dan juga memakan waktu cukup lama, beberapa hari kemudian baru proses upgrage Joomla berhasil setelah error teratasi.

Jika Anda mulai menggunakan Joomla dari versi saat ini atau beberapa versi sebelumnya, Anda tidak akan menemukan kesulitan untuk melakukan proses update atau upgrade, cukup sederhana, cukup mudah. Jika Anda melakukan update atau upgrade melalui Softaculous, akan jauh lebih mudah dan juga lebih cepat lagi. Jangan lupa untuk melakukan backup atau pencadangan sebelum update atau upgrade versi Joomla terbaru. Berikut ini adalah cara update Joomla ke rilis versi yang sama dari Joomla 3.6.5 ke Joomla 3.7 melalui area Administrator (Joomla backend):

Baca artikel:

Jalankan browser dan kemudian masuk ke area administrator Joomla (Joomla backend). Di laman Control Panel Joomla, Anda dapat menemukan pemberitahuan adanya rilis versi baru Joomla. Seperti tampak pada gambar di bawaah ini, ada pemberitahuan adanya rilis versi baru Joomla yaitu Joomla 3.7 di bagian atas. Anda dapat mengklik tombol Update Now untuk segera melakukan update ke versi Joomla terbaru.

Cara update Joomla ke versi terkini melalui area Administrator (Joomla backend)

Area lain dari laman Control Panel yang juga memberitahukan adanya rilis versi baru Joomla adalah bilah samping bagian bawah seperti pada gambar di bawah ini. Anda juga dapat mengklik tautan tersebut untuk segera melakukan update ke versi Joomla terbaru.

Cara update Joomla ke versi terkini melalui area Administrator (Joomla backend)

Selanjutnya Anda akan dibawa ke laman Joomla Update. Di sini Anda dapat melihat versi Joomla yang digunakan saat ini (Joomla 3.6.5) dan rilis versi terbaru Joomla (Joomla 3.7). Klik tombol Install the Update untuk mulai menginstal update Joomla.

Cara update Joomla ke versi terkini melalui area Administrator (Joomla backend)

Proses instalasi update berjalan. Tunggu sampai proses selesai! Tergantung kecepatan koneksi internet, proses update di sini memerlukan waktu kurang dari satu menit. Jika Anda melakukan update melalui Softaculous, akan lebih cepat lagi.

Cara update Joomla ke versi terkini melalui area Administrator (Joomla backend)

Joomla telah selesai melakukan update dan versi Joomla saat ini sudah menggunakan Joomla 3.7, cukup sederhana, mudah, lebih cepat dan tanpa error.

Cara update Joomla ke versi terkini melalui area Administrator (Joomla backend)

Sekarang Anda perlu memastikan apakah struktur database juga sudah up-to-date (terkini). Versi Joomla sebelumnya selalu meminta Anda untk melakukan pemeriksaan pada struktur database setelah proses update atau upgrade selesai. Untuk melakukan ini, klik menu Extensions (1), kemudian pilih submenu Manage (2) dan selanjutnya pilih Database (3).

Cara update Joomla ke versi terkini melalui area Administrator (Joomla backend)

Di laman Extensions: Database, klik tombol Fix untuk melakukan update struktur database. Sampai di sini, proses update Joomla ke versi terkini telah selesai.

Cara update Joomla ke versi terkini melalui area Administrator (Joomla backend)

Cenderung setelah proses update atau upgrade selesai, penulis melanjutkan dengan memeriksa dan melihat apa yang berbeda di versi terbaru ini. Bisanya penulis memulai dari laman awal yaitu laman Control Panel. Klik menu System (1) dan kemudian pilih submenu Control Panel (2).

Cara update Joomla ke versi terkini melalui area Administrator (Joomla backend)

Oh, nampaknya ada pesan peringatan (warning). Ternyata ini adalah warning terkait versi PHP hosting yang Anda gunakan. Intinya Joomla 3.7 menganjurkan Anda menggunakan versi PHP 7.x sedangkan versi PHP yang digunakan saat ini adalah 5.6.30. Joomla menganjurkan untuk menggunakan PHP versi 7.x karena ini menyangkut sisi keamanan dan juga unjuk kerja (performance) Joomla. Anda dapat mengebaikan ini untuk sementara waktu, namun sebaiknya Anda langsung mengganti versi PHP dengan pertimbangan sisi keamanan dan performa Joomla ini. Setelah Anda menggunakan versi PHP 7.x, pesan peringatan (warning) akan hilang dengan sendirinya.

Baca artikel Cara Mengganti Versi PHP Di cPanel.

Cara update Joomla ke versi terkini melalui area Administrator (Joomla backend)