Menjadikan Joomla lebih cepat, aman dan stabil dengan PHP versi terkini

Joomla adalah salah satu Content Management System (CMS) yang sepenuhnya bersifat sumber terbuka (open source). Joomla berbasis pada bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Namun di CMS Joomla sekarang, Anda mempunyai opsi untuk menggunakan basis data selain basis data MySQL seperti SQL Server dan PostgreSQL. Kedua software ini, PHP dan MySQL, juga bersifat open source dan sangat cocok sebagai dasar pengembangan aplikasi-aplikasi web seperti CMS Joomla.

CMS Joomla di awal kemunculannya adalah sepenuhnya CMS, berbeda dengan CMS Wordpress yang pada awalnya adalah platform blog. Versi pertama CMS Joomla adalah Joomla 1.0 dan versi yang terbaru, saat artikel ini ditulis, adalah Joomla 3.7. Seringkali, rilis versi baru CMS Joomla juga mensyaratkan minimum versi PHP yang harus digunakan. Meskipun Anda dapat menjalankan Joomla dengan minimum versi PHP, namun yang terbaik adalah menggunakan versi PHP yang dianjurkan. Itulah sebabnya, pengembangan CMS Joomla selalu terkait erat dengan pengembangan bahasa pemrograman PHP.

Joomla versi terbaru sekarang menganjurkan Anda untuk menggunakan PHP 7.x, versi PHP terbaru saat ini, untuk mendapatkan performa CMS Joomla yang terbaik. Namun demikian, CMS Joomla versi terbaru ini juga bisa menggunakan PHP 5.6 dan toleransi minimumnya adalah PHP 5.3.10. PHP 5.6 adalah versi PHP yang masih banyak digunakan oleh penyedia layanan web hosting di Indonesia. Konsekuensi dari menggunakan versi PHP yang tidak sesuai anjuran adalah kinerja CMS Joomla yang kurang maksimal.

Baca artikel Joomla 3.6.5, Rilis Update Joomla 3 Di Penghujung Tahun 2016

Ketika Anda melakukan update atau upgrade CMS Joomla ke versi terbaru saat ini dan layanan web hosting Anda masih menggunakan PHP 5.6 atau versi dibawahnya lagi, maka akan muncul pesan peringatan (warning). Pesan peringatan ini memberitahukan kepada Anda bahwa versi PHP yang digunakan sebentar lagi tidak akan didukung (support). Anda diharapkan untuk menggunakan PHP versi terbaru (PHP 7.x) untuk mendapatkan performa CMS Joomla yang terbaik.

Menjadikan Joomla lebih cepat, aman dan stabil dengan PHP versi terbaru

Banyak layanan web hosting di Indonesia, termasuk layanan web hosting besar, belum menyediakan opsi PHP versi terbaru (PHP 7.x). Mereka masih tetap menggunakan PHP 5.6 atau bahkan PHP 5.5. Ini menjadi kesulitan tersendiri untuk pengguna layanan web hosting yang memiliki website atau blog yang dibangun dengan CMS Joomla bila ingin mendapatkan performa terbaiknya. Itulah sebabnya, apabila Anda berencana untuk membangun website atau blog menggunakan CMS Joomla, Anda bisa melakukan survey atau mencari informasi terlebih dahulu terkait dukungan versi PHP dari penyedia layanan web hosting yang akan digunakan.

Menjadikan Joomla lebih cepat, aman dan stabil dengan PHP versi terbaru

Baca artikel Beberapa Petunjuk Yang Perlu Diketahui Ketika Menggunakan CMS Joomla Sebagai Platform Blog

Kecenderungan penyedia layanan web hosting belum berkeinginan menyediakan opsi penggunaan PHP 7.x di layanannya adalah terkait dengan masalah biaya. Penyediaan PHP versi terbaru ke layanan web hosting membutuhkan biaya dan ini yang berupaya untuk dihindari. Jika Anda ingin website atau blog yang dibangun dengan CMS Joomla beroperasi pada kinerja terbaiknya, penggunaan PHP 7.x adalah suatu keharusan. Dengan mengetahui beberapa kenyataan terkait dengan versi PHP berikut ini, diharapkan bisa menjadi pertimbangan Anda dalam menentukan layanan web hosting yang akan digunakan:

  • PHP 5.3 - Telah usang, seharusnya sudah tidak digunakan lagi.
  • PHP 5.4 - Telah usang, seharusnya sudah tidak digunakan lagi.
  • PHP 5.5 - Update keamanan (security update) masih diberikan sampai beberapa bulan ke depan.
  • PHP 5.6 - Dukungan pengembangan masih dilakukan untuk beberapa bulan ke depan, selanjutnya akan menerima update keamanan selama dua tahun ke depan.
  • PHP 7 - Didukung sampai akhir 2018.

Menjadikan Joomla lebih cepat, aman dan stabil dengan PHP versi terbaru

Baca artikel Cara Mengganti Versi PHP Di cPanel

Kehadiran PHP 7.x membawa begitu banyak peningkatan fungsi. Salah satu yang menjadi perhatian besar adalah adanya peningkatan kecepatan eksekusi yang cukup signifikan. Tentu saja ini memberikan dampak baik pada CMS Joomla yang menggunakan PHP 7.x,tidak hanya pada kecepatan, namun juga pada faktor lainnya seperti keamanan dan stabilitas. Menurut beberapa artikel di joomla.org, penggunaan PHP 7 dapat mengurangi waktu muat rata-rata 10 - 30 % untuk menghasilkan output HTML secara lengkap.

Bukti nyata lainnya adalah pada laman web yang memiliki lalulintas tinggi (high traffic). Untuk laman web seperti ini, web server dapat menangani 100 permintaan (requests) per detik dengan PHP 5.6, sedangkan web server yang sama dapat menangani 200 - 300 permintaan (requests) per detik dengan PHP 7.x. Beberapa artikel online lainnya tentang Joomla menyatakan bahwa performa CMS Joomla naik 50 % dan bahkan lebih ketika menggunakan PHP versi 7.x.

Ada banyak faktor yang mempengaruhi performa sebuah website atau blog yang dibangun dengan CMS Joomla. Sebagaimana website atau blog yang dibangun menggunakan CMS lainnya, Anda juga dapat mengupayakan langkah-langkah lain apabila dirasa website atau blog yang dibangun menggunakan CMS Joomla mengalami penurunan performa. Namun yang pasti, pengguna CMS Joomla versi terbaru dianjurkan untuk menggunakan PHP versi terbaru (PHP 7.x) untuk mendapatkan performa terbaik. Sudahkah Anda menggunakan PHP 7.x untuk CMS Joomla Anda?

Menjadikan Joomla lebih cepat, aman dan stabil dengan PHP versi terbaru

Baca artikel: Pertimbangkan Beberapa Cara Berikut Ini Apabila Mendapati Performa Website Joomla Turun