CMS (Content Management System) adalah aplikasi web untuk mengelola berbagai konten web dengan lebih mudah. Sekarang ini, banyak sekali situs (blog, website, toko online atau ecommerce) dibangun menggunakan CMS. CMS menawarkan kecepatan dan kemudahan untuk membangun berbagai tipe situs tersebut. Anda tidak harus menguasai bahasa pemrograman web dan sejenisnya dan kemudian membangun tipe situs yang diinginkan dari awal.

Ada cukup banyak CMS-CMS yang bersifat open source di luar sana untuk dipilih dan digunakan. Salah satu CMS tersebut adalah Joomla. CMS Joomla dibuat menggunakan bahasa pemrograman PHP dan basis data MySQL. Namun sekarang, Anda mempunyai opsi untuk menggunakan basis data selain MySQL seperti SQL Server dan PosgreSQL. Kekuatan utama CMS Joomla terletak pada penggunaan ekstensi. Ekstensi dapat memberikan fungsionalitas tambahan kepada situs Joomla. Selain ekstensi bawaan Joomla, Anda juga dapat menggunakan ekstensi yang dikembangkan oleh pihak ketiga.

Ekstensi Joomla sendiri dibagi menjadi beberapa jenis yaitu component (komponen), module (modul), plugin, template dan Language. Berbeda dengan jenis ekstensi Joomla lainnya, Modul memerlukan area atau blok tersendiri di template yang disebut dengan module position (posisi modul). Secara standar, untuk menampilkan obyek modul, Anda perlu meletakkan obyek modul tersebut di salah satu posisi modul yang diinginkan.

Baca artikel:

Apakah ini satu-satunya cara menggunakan dan menampilkan obyek modul di Joomla? Tidak, bila diinginkan, Anda juga dapat menyisipkan atau meletakkan obyek modul ke dalam artikel Joomla. Joomla telah lama memiliki fitur loadmodule dan loadposition untuk menyisipkan modul ke dalam artikel Joomla, namun mulai di Joomla 3.5, fitur penyisipan obyek modul ke artikel Joomla telah ditingkatkan dan dipermudah dengan hadirnya tombol Module di semua editor bawaan Joomla, baik itu Editor - TinyMCE, Editor - None dan Editor - CodeMirror.

1. Posisi tombol Module di editor Joomla.

Posisi tombol Module di Editor - TinyMCE berada di bagian bawah deretan tombol-tombol lainnya dari editor tersebut.

Menyisipkan modul ke dalam artikel Joomla

Posisi tombol Module di Editor - CodeMirror berada di bagian bawah dari area pembuatan konten artikel.

Menyisipkan modul ke dalam artikel Joomla

Posisi tombol Module di Editor - None juga berada di bagian bawah dari area pembuatan konten artikel.

Menyisipkan modul ke dalam artikel Joomla

2. Menyisipkan obyek modul ke dalam artikel.

Dengan menggunakan tombol Module yang terdapat di masing-masin editor bawaan Joomla, menyisipkan obyek modul ke dalam artikel Joomla tidaklah sulit. Anda dapat menggunakan editor Joomla yang mana saja untuk melakukan penyisipan obyek modul ke dalam artikel Joomla.

Pastikan Anda telah menentukan posisi obyek modul di dalam artikel. Klik tombol Module untuk menampilkan kotak dialog Module. Bila Anda mengklik salah satu obyek modul (warna hijau), maka obyek modul tersebut akan disisipkan ke dalam artikel (1). Bila Anda mengklik salah satu posisi modul (warna orange), maka semua obyek modul di posisi modul tersebut akan disisipkan ke dalam artikel (2). Sebagai contoh, pilih dan klik obyek modul Login Form untuk disisipkan ke dalam artikel (3).

Menyisipkan modul ke dalam artikel Joomla

Sekarang Anda dapat memperhatikan area pembuatan konten artikel. Kode penyisipan untuk obyek modul Login Form telah ditambahkan. Bila Anda memuka artikel ini, obyek modul Login Form akan ditampilkan di dalam artikel Joomla.

Menyisipkan modul ke dalam artikel Joomla