Fungsi POWER() Di Microsoft Excel

Di ilmu matematika, Anda mungkin ingat pelajaran pemangkatan suatu bialangan. Bila suatu bilangan dipangkatkan dengan bilangan lain, maka akan searti dengan bilangan tersebut dikalikan dengan dirinya sendiri sebanyak bilangan pemangkatnya. Microsoft Excel juga memiliki fungsi yang digunakan untuk mengembalikan atau menghasilkan nilai yang telah dipangkatkan yaitu fungsi POWER(). Fungsi POWER() akan mengembalikan atau menghasilkan nilai hasil pemangkatan. Fungsi POWER() merupakan salah satu fungsi yang telah terdefinisi (built-in function) dan termasuk ke dalam kategori fungsi-fungsi matematika atau trigonometri Microsoft Excel.

1. Sintaks fungsi POWER().

Adapun sintaks fungsi POWER() di Microsoft Excel adalah sebagai berikut:

=POWER(number, power)

number dan power adalah argumen atau parameter fungsi POWER() yang diperlukan. Kedua argumen tersebut dapat berupa nilai numerik (angka) atau acuan (reference) ke nilai numerik. Argumen pertama (number) adalah nilai numerik basis atau angka pokok (base number) sedangkan argumen kedua (power) adalah nilai numerik pemangkatnya. Bila salah satu argumen bukan nilai numerik, maka akan menghasilkan error #NAME?

2. Penerapan fungsi POWER().

Berikut ini adalah contoh tabel dengan data nilai numerik (angka) dan juga penerapan fungsi POWER() dengan berbagai variasi argumen.

Fungsi PI() Microsoft Excel

3. Hasil fungsi POWER().

Di gambar berikut ini, Anda dapat melihat hasil penerapan fungsi POWER() pada tabel data nilai numerik (angka).

Fungsi PI() Microsoft Excel

Fungsi POWER() ini berlaku untuk Excel 2000, Excel XP, Excel 2003, Excel 2007, Excel 2010, Excel 2011 for Mac, Excel 2013 dan juga Excel 2016.