Moto Z dan Moto Z Play, ponsel flagship yang mengusung konsep modular
Pin It

Seperti diketahui, Moto adalah seri ponsel keluarkan Motorola. Setelah Motorola berhasil diakuisisi oleh Lenovo pada tahun 2014, secara otomatis seri Moto berada di bawah brand Lenovo. Strategi yang diterapkan Lenovo kemudian adalah Motorola dengan seri Moto akan sepenuhnya menggarap segmen kelas atas, sedangkan Lenovo sendiri akan menggarap segmen kelas di bawahnya. Ini berarti bahwa ponsel seri Moto akan menjadi flagship dari ponsel-ponsel keluaran Lenovo.

Ini nampaknya menjadi kenyataan dengan rilis kembali seri Moto yaitu Moto Z dan Moto Z Play. Moto Z dan Moto Z play diperkenalkan lewat acara peluncuran yang digelar Lenovo di Jakarta pada akhir bulan Januari 2017. Moto Z dan Moto Z Play adalah ponsel flagship yang mengusung konsep modular. Moto Z dan Moto Z Play sama-sama menggunakan sistem operasi Android 6.0.1 Marshmallow. Dapur pacu Moto Z menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon 820 yang dipadu pengolah grafis (GPU) Adreno 530, sedangkan Moto Z play menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon 625 yang dipadu pengolah grafis Adreno 506.

Moto Z memiliki layar 5.5" AMOLED 1440p Quad HD (2560 x 1440) 535 ppi berpelindung Corning Gorilla Glass, sedangkan Moto Z Play memiliki layar tampilan 5.5" Super AMOLED 1080p HD (1080 x 1920) 403 ppi juga berpelindung Corning Gorilla Glass. Moto Z dibekali kamera utama berkekuatan 13 MP ƒ/1.8 aperture dan kamera sekunder 5 MP ƒ/2.2 aperture, sedangkan Moto Z Play dibekali kamera utama berkekuatan 16 MP ƒ/2.0 aperture dan kamera sekunder 5 MP ƒ/2.2 aperture.

Moto Z mengusung memori (RAM) berkapasitas 4 GB dan media penyimpanan (ROM) berkapasitas 64 GB, sedangkan Moto Z Play mengusung memori (RAM) berkapasitas 3 GB dan media penyimpanan (ROM) berkapasitas 32 GB. Adapun dimensi bodi Moto Z memiliki ukuran 153.3 x 75.3 x 5.19 dengan bobot 136 gram, sedangkang Moto Z Play memiliki ukuran 154.4 x 76.4 x 6.99 dengan bobot 165 gram. Moto Z menggunakan baterai berkapasitas 2600 mAh, sedangkan Moto Z Play menggunakan baterai berkapasita 3510 mAh. Kedua baterai memiliki fitur TurboPower sehingga pengisian ulang cukup membutuhkan waktu 15 menit.

Telah disinggung di atas bahwa kedua ponsel flagship Moto Z dan Moto Z Play ini mengusung konsep modular (bongkar pasang). Konsep modular ini mengacu dengan hadirnya empat aksesoris tambahan yang disebut dengan Moto Mods. Aksesoris tambahan ini berfungsi untuk meningkatkan salah satu fungsi yang terdapat di ponsel Moto Z dan Moto Z Play. Aksesoris modular tersebut cukup mudah dibongkar pasang berkat 16 magnetic dots yang terletak di bagian belakang ponsel. Empat aksesoris modular tersebut antara lain sebagai berikut:

1. Hasselblad True Zoom.

Moto Z dan Moto Z Play, ponsel flagship yang mengusung konsep modular

Untuk Anda yang suka fotografi, aksesoris modular ini dapat menjadi Andalan. Meskipun Moto Z dan Moto Z Play telah dibekali kamera utama berkekuatan di atas cukup, penggunaan Hasselblad True Zoom dapat memberikan hasil foto dengan tingkat kualitas yang berbeda untuk ukuran sebuah ponsel. Optical Zoom 10X yang ditawarkan, memberi kemudahan menangkap obyek yang berada cukup jauh. Foto yang dihasilkan tetap memiliki ditail obyek yang baik, tajam dan tidak blur. Hasselblad True Zoom juga dilengkapi dengan Xenon Flash yang membantu mengambil foto di kondisi yang minim cahaya. Dalam menjalankan fungsinya, Hasselblad True Zoom menggunakan baterai ponsel.

2. JBL SoundBoost.

Moto Z dan Moto Z Play, ponsel flagship yang mengusung konsep modular

Aksesoris modular ini cocok untuk mereka yang menyukai musik. JBL SoundBoost mampu memberikan suara yang jernih dan lantang. JBL SoundBoost memiliki 2 speaker stereo sound dengan diameter 27 mm dan berkekuatan masing-masing 3 watt. Dengan menggunakan aksesoris modular JBL SoundBoost, Anda akan memiliki pengalaman berbeda ketika mendengarkan musik, menonton film atau bermain game. Tidak seperti Hasselblad True Zoom, JBL SoundBoost memiliki baterai sendiri berkapasitas 1000 mAh sehingga tidak membebani ponsel.

3. Insta-Share Projector.

Moto Z dan Moto Z Play, ponsel flagship yang mengusung konsep modular

Terlalu kecil ukuran layar ponsel untuk dilihat bersama? Anda dapat menggunakan aksesoris modular Insta-Share Projector. Anda dapat memproyeksikan tampilan yang ada di layar ponsel menjadi tampilan berukuran 70" di permukaan rata seperti diding. Insta-Share Projector memiliki dimensi 153 x 74 x 10 mm dengan bobot 104 g. Insta-Share Projector hadir dengan resolusi 854x480 WVGA (480p), rasio kontras 400:1 dan kecerahan 50 lumens. Sebagaimana JBL SoundBoost, Insta-Share Projector juga mempunyai baterai sendiri berkapasitas 1100 mAh sehingga tidak membebani ponsel.

4. Incipio offGRID Power Pack.

Moto Z dan Moto Z Play, ponsel flagship yang mengusung konsep modular

Aksesoris modular Incipio offGRID Power Pack ini berfungsi layaknya powerbank. Ketika Anda mendapati baterai ponsel Moto Z atau Moto Z Play habis, Anda tinggal memasangkannya melalui 16 magnetic dots yang terletak di bagian belakang ponsel. Incipio offGRID Power Pack memiliki dimensi 152.7 x 73.5 x 6.2 mm dengan berat 79 g. Incipio offGRID Power Pack memiliki kapasitas 2220 mAh dan sanggup mendukung daya ponsel selama 20 jam.

Baca artikel terkait lainnya: