Casing komputer (computer case, computer chassis atau computer cabinet) adalah wadah atau rumah dari semua komponen-komponen internal yang membentuk sistem komputer. Peran casing komputer yang utama adalah untuk melindungi dan mengorganisasi semua komponen-komponen tersebut. Casing komputer hadir dalam berbagai warna, desain dan ukuran yang berbeda. Material casing komputer juga ada yang terbuat dari besi (steel), plastik (plastic), aluminium atau kombinasinya.

Untuk Anda yang belum atau kurang berpengalaman, mungkin ini akan menjadi pertimbangan yang cukup sulit dalam memilih casing yang benar-benar tepat dan sesuai dengan kebutuhan. Casing komputer merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem komputer itu sendiri. Anda yang ingin memiliki sebuah unit komputer, terutama sekali dengan cara merakit sendiri, mengetahui klasifikasi casing komputer adalah hal yang penting. Berikut ini adalah klasifikasi dari casing komputer:

Mengenal casing komputer dan klasifikasinya

1. Casing Desktop.

Casing dengan bentuk datar dan persegi panjang, berukuran sekitar 40 x 60 cm. Casing ini biasanya diletakkan di atas meja (posisi tidur) dan cocok digunakan di ruang kerja yang berukuran kecil. Casing desktop dikonstruksi lebih kokoh sehingga dapat diletakkan monitor di atasnya.

2. Casing Tower.

Casing vertikal yang umumnya didisain untuk server dan workstation berperforma tinggi. Casing ini dapat diletakkan di atas lantai atau di atas meja komputer. Tergantung pada jumlah drive bay (slot di bagian atas depan sebagai ruang penempatan hardisc, CD-ROOM, CD, DVD, Floppy Disc dll) dan tingginya, casing tower dapat dibagi menjadi Mini Tower, Medium/Mid Tower dan Full Tower.

  • Casing Mini Tower. Casing yang berukuran sedikit lebih besar dari casing desktop, umumnya memiliki 2 sampai 3 drive bay dan tinggi sekitar 30 sampai 40 cm. Karena ukurannya yang juga tidak terlalu besar, casing ini sangat cocok untuk system komputer yang mempunyai banyak fitur terintegrasi.
  • Casing Medium/Mid Tower. Casing dengan ukuran lebih besar dari casing mini tower dan dapat diletakkan di bawah atau di atas meja komputer. Casing ini memiliki 2 sampai 4 drive bay dan tinggi sekitar 45 sampai 60 cm. Casing medium/mid tower merupakan casing komputer yang paling banyak dipakai.
  • Casing Full Tower. Casing yang memang didisain untuk server, mainframe atau workstation tingkat lanjut yang dapat menangani banyak aplikasi. Casing ini dapat memiliki 6 sampai 10 drive bay dan tinggi bisa lebih dari 76 cm.

3. Casing Slimline.

Casing yang menyerupai tower dengan bentuk agak lebih tipis namun dengan konstruksi kokoh. Casing ini dapat diposisikan tidur layaknya casing desktop atau diposisikan berdiri layaknya casing tower. Ketika diposisikan tidur, bagaian atasnya dapat ditempati monitor sehingga dapat menghemat ruang.

4. Casing Rack Mount.

Casing yang memang ditujukan untuk solusi server dan tidak diperuntukkan bagi pengguna biasa. Casing ini berbentuk tipis, pipih horisontal yang dapat disusun layaknya sebuah rak lemari. Casing Rack Mount dirancang khusus sebagai tempat server atau peralatan jaringan karena keterbatasan ruang yang tersedia.

5. Casing HTPC (Home Theatre PC).

Casing yang mengakomodasi sistem komputer yang berfungsi sebagai pusat media dimana perangkat-perangkatnya merupakan kombinasi dari sebagian atau keseluruhan kemampuan PC dengan program aplikasi yang mendukung musik, video, foto, audio playback dan juga merekam video.

Mengenal casing komputer dan klasifikasinya