Menggunakan elemen meta

Elemen meta merupakan salah satu elemen opsional (dapat disertakan atau tidak) di dalam elemen head. Elemen meta digunakan untuk menetapkan metadata yang menyediakan informasi tentang isi halaman web. Apabila sebuah skrip halaman web diamati, Anda akan dapat menemukan beberapa elemen meta, terutama yang menetapkan character encoding yang digunakan, description, dan juga keyword.

Elemen meta dengan kata kunci (keyword) charset menentukan character encoding yang digunakan untuk halaman web. UTF-8 merupakan encoding yang umum digunakan di world wide web (www). Karena keyword charset diperlukan untuk validasi HTML 5, Anda tidak seharusnya mengabaikannya. Keyword charset harus diletakkan di dalam elemen head dari dokumen HTML dan seharusnya ditempatkan pada baris-baris awal.

Elemen meta kedua menggunakan atribut name dengan nilai “description” yang menunjukkan bahwa nilai atribut content yang mengikuti atribut name dengan keyword description berisi deskripsi yang terkait dengan web page. Nilai dari atribut content yang digunakan untuk description dibatasi sampai 200 karakter.

Elemen meta kedua menggunakan atribut name dengan nilai keywords yang menunjukkan bahwa nilai atribut content yang mengikuti atribut name dengan keyword description berisi daftar kata kunci (keyword) yang terkait dengan web page. Penulisan keyword dilakukan dengan cara memasukkan kata kunci atau frase kata kunci untuk setiap halaman Web. Pisahkan setiap kata kunci atau frasa kata kunci menggunakan pemisah koma atau spasi (tanpa tanda koma). Nilai dari atribut content yang digunakan sebagai keyword dibatasi sampai 874 karakter.

Elemen meta dengan atribut name yang berisi nilai “description” dan “keywords” diatas digunakan oleh mesin telusur untuk meng-index halaman web. Pada saat itu, keyword masih merupakan faktor penting untuk mengoptimalisasi mesin telusur (search engine), tetapi pemanfaatannya oleh mesin telusur sudah mulai berkurang karena banyak web master menyalahgunakannya sehingga tidak mewakili isi dari halaman web.

Sampai saat ini penggunaan metadata “description” dan “keywords” masih menjadi perdebatan. Kenyataannya, algoritma mesin telusur sering mengalami perubahan sehingga sulit diprediksi seberapa penting penggunaan metadata tersebut. Namun demikian, hal ini masih diaggap praktis untuk menyediakan dan menggunakan metadata “description” dan “keywords” terutama untuk halaman-halaman web yang dianggap penting. Berikut ini adalah contoh pengunaan elemen meta di dalam elemen head:

<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
   <meta charset="utf-8">
   <title>Toko Online Utama</title>
   <meta name="description" content="Toko online yang menjual barang electronik">
   <meta name="keywords" content="laptop, handphone, komputer, kulkas, printer, tv">
</head>
<body>
Skrip HTML di sini akan ditampilkan di browser.
</body>
</html>