Pin It

Anda mungkin sudah mengenal apa itu shared web hosting dan mungkin juga salah satu penggunanya. Ini adalah tipe web hosting yang paling populer dan mayoritas digunakan untuk bisnis skala kecil dan juga untuk keperluan personal lainnya. Shared web hosting ini cocok atau sesuai digunakan untuk blog, website personal atau website bisnis skala kecil yang belum memiliki trafik besar. Platform paling banyak untuk shared web hosting di Indonesia atau bahkan di seluruh dunia adalah Linux dan mungkin dalam jumlah kecil juga ada yang menawarkan opsi Windows.

Faktor utama yang menentukan pilihan ke shared web hosting adalah harganya yang terjangkau. Namun ini bukan satu-satunya kelebihan dari shared web hosting yang menjadikannya begitu populer dan mayoritas. Semua tipe web hosting mempunyai kelebihan dan kekurangannya, tidak terkecuali shared web hosting sendiri. Di shared web hosting, web-host atau web server digunakan oleh banyak blog atau website, tidak hanya kepunyaan Anda tetapi juga kepunyaan orang lain. Sumber daya (CPU, RAM, bandwidth, ruang penyimpanan) dan juga layanannya (Apache, MySQL, email dan lain sebagainya) digunakan secara bersama-sama oleh semua blog atau website yang ada di server tersebut.

Layanan web server ke banyak blog atau website inilah yang menjadi kekurangan dari shared web hosting berasal seperti kemungkinan terjadinya crash, performa yang menurun, faktor keamanan yang lebih rentan dan juga batasan penggunaan software lain. Satu lagi kelemahan shared web hosting yang mungkin menjadi kelebihan untuk tipe web hosting lainnya seperti dedicated web hosting adalah area kontrol server. Anda memiliki akses terbatas ke server di shared web hosting. Akses penuh hanya dimiliki oleh administrator penyedia layanan hosting untuk mengelola semua akun yang ada di server.

Apabila Anda pengguna shared web hosting, pernahkan ada keinginan untuk mengetahui berapa jumlah blog atau website serta nama domainnya yang ada di sebuah web server dimana blog atau website Anda juga berada? Sebagai pengelola blog atau website yang mempunyai akses terbatas ke web server, Anda tidak dapat mengetahui ini. Hanya yang mempunyai akses penuh yang dapat mengetahui jumlah semua blog atau website yang ada di sebuah web server dari shared web hosting. Ada manfaat ketika Anda bisa mengetahui berapa jumlah blog atau website serta nama domainnya yang ada di sebuah web server yang sama dimana blog atau website Anda juga berada.

Sebuah web server juga memiliki keterbatasan. Semakin banyak jumlah blog atau website yang dilayani, maka performa pelayanannya juga akan semakin menurun untuk masing-masing blog atau website. Apabila salah satu blog atau website tiba-tiba memiliki trafik yang cukup tinggi, maka ini juga akan berpengaruh pada performa blog atau website lainnya seperti waktu muat laman yang menjadi lebih lama. Dari sini Anda dapat memperkirakan apabila sewaktu-waktu blog atau website Anda mengalami penurunan performa atau tidak dapat diakses karana masalah pada web server. Sebenarnya, ada cara untuk mengetahui berapa jumlah blog atau website serta nama domainnya yang ada di sebuah web server yang sama dimana blog atau website Anda juga berada. Berikut ini adalah caranya:

Kunjungi laman www.yougetsignal.com dan Anda dapat melihat berbagai macam tools dari domain ini. Dari daftar tools yang ditampilkan, pilih atau klik tool Reverse IP Domain Check.

Mengetahui semua log atau website yang ada di web server yang sama

Di laman berikutnya yang muncul, masukkan nama domain Anda di kotak teks Remote Address (1) dan kemudian klik tombol Check (2).

Mengetahui semua log atau website yang ada di web server yang sama

Sekarang Anda dapat melihat jumlah blog atau website beserta daftar nama domainnya yang berada di web server yang sama dimana blog atau website Anda juga berada.

Mengetahui semua log atau website yang ada di web server yang sama