Blog atau website Joomla memiliki banyak cara untuk melakukan update atau upgrade ke versi terbaru. Salah satu yang paling ditekankan sebelum melakukan update atau upgrade adalah membuat backup (pencadangan) blog atau website Joomla Anda. Hal ini untuk meminimalkan resiko bila terjadi kegagalan update atau upgrade dan backup atau pencadangan dapat digunakan untuk memulihkan kembali.

Ada banyak cara untuk melakukan backup atau pencadangan website Joomla atau website apapun. Anda dapat melakukan backup atau pencadangan dengan memanfaatkan fitur yang ada di cPanel yaitu Backup atau Backup Wizard. Anda juga dapat melakukan backup atau pencadangan menggunakan program auto installer Softaculous. Namun dari semua cara melakukan backup atau pencadangan, penulis lebih memilih untu melakukan backup secara manual.

Baca artikel:

Melakukan backup atau pencadangan secara manual akan menghasilkan file kompresi dengan ekstensi .zip atau ekstensi kompresi lain seperti tar, GZiped atau Bzip2ed sesuai pilihan Anda. Secara standar, file kompresi akan diletakkan di folder public_html yaitu tempat dimana semua file website Anda berada. File kompresi ini kemudian perlu diunduh (download) untuk dipindahkan ke komputer lokal. Setelah diunduh, file kompresi yang ada di folder public_html perlu dihapus. Mengapa?

Jika website Anda besar dan cukup kompleks, file kompresi yang dihasilkan juga besar. Jika Anda membiarkan berada di folder public_html, file kompresi ini akan menggerus disk space server Anda. Bila Anda sering melakukan backup atau pencadangan, akan semakin banyak file kompresi di folder public_html dan akan semakin cepat habis disk space server hosting yang Anda gunakan. Untuk itu Anda seharusnya menghapus setelah file kompresi selesai diunduh (download).

Menghapus file atau folder merupakan salah salah satu fitur cPanel yang terkait dengan pengelolaan file (file manager). Menghapus file menggunakan cPanel tidaklan sulit, sama seperti Anda menghapus file atau folder di File Explorer Microsoft Windows. cPanel mempunyai antarmuka grafis yang cukup jelas, mudah dipahami dan juga mudah digunakan. Anda tidak akan mengalami kesulitan sedikitpun. Berikut ini adalah cara menghapus file yang sudah tidak digunakan lagi menggunakan cPanel.

Baca artikel Cara Mengunggah (Upload) Dan Mengunduh (Download) File Menggunakan cPanel.

Jalankan browser, buka dan login untuk masuk ke cPanel. Di laman cPanel yang muncul, di bagian Files, klik tombol File Manager.

Cara menghapus file menggunakan cPanel

Di laman File Manager yang terbuka di tab baru browser, navigasi ke direktori atau folder dimana Anda ingin menghapus (delete) file yang tidak digunakan lagi, misalnya folder public_html, pilih file yang ingin dihapus dan kemudian klik tombol Delete.

Cara menghapus file menggunakan cPanel

Di kotak dialog Trash yang muncul, beri tanda centang di kotak centang (check box) Skip the trash and permannently delete the files jika Anda ingin menghapus secara permanen tanpa menyimpannya di trash dan kemudian klik tombol Confirm. Sekarang file yang tidak digunakan lagi tersebut telah dihapus dari folder public_html.

Cara menghapus file menggunakan cPanel