AMPPS, web application stack terbaik
Pin It

Berbeda dengan aplikasi dekstop, aplikasi web hanya dapat berjalan di lingkungan web server. Untuk menjalankan atau mengakses aplikasi web, diperlukan browser seperti Google Chrome, Mozilla Firefox atau Microsoft Edge. Bagi seorang pemula yang mungkin baru atau akan memdalami dunia web, kata "web server" akan dianalogikan dengan sesuatu yang rumit, sulit dan spesifik. Itu tidak sepenuhnya salah, namun web server juga tidak rumit atau sulit, web server juga bisa dipelajari dengan mudah. Banyak artikel di internet yang mengulas bebagai topik terkait dengan web server.

Ketika Anda membuat aplikasi web, blog atau website dengan CMS seperti Joomla, Wordpress atau yang lainnya di komputer dekstop (local mechine), Anda membutuhkan lingkungan pengembangan web atau yang lebih umum dikenal dengan web server. Dalam tahap pembuatan dan pengujian, Anda tidak harus menyewa dan menggunakan web server dari layanan hosting. Web hosting diperlukan ketika aplikasi web, blog atau website Anda sudah siap online dan siap diakses oleh banyak orang dari berbagai penjuru dunia. Jarang sekali orang mulai membangun aplikasi web, blog atau website dari awal langsung di web server dari layanan hosting yang disewa.

Cenderung, orang lebih memilih untuk membuat dan menguji aplikasi web, blog atau website mereka terlebih dahulu di web server lokal di komputer yang mereka miliki. Anda juga dapat menjadikan komputer dekstop Anda sebagai web server lokal untuk membuat dan menguji aplikasi web, blog atau website. Membuat dan menguji aplikasi web, blog atau website memerlukan poses dan waktu yang tidak sebentar. Selama masa pembuatan dan pengujian, aplikasi web, blog atau website Anda seharusnya tidak online terlebih dahulu.

Web server platform Linux lebih dominan digunakan karena bersifat open source dan free. Ada beberapa jenis software yang diperlukan untuk membuat web server berbasis Linux yaitu web server (Apache HTTP Server), bahasa pemrograman (PHP, Java, Perl atau Python) dan database (MySQL, MariaDB, SQLite atau PostgreSQL). Anda dapat membuat web server lokal secara manual dengan cara menginstal dan mengkonfigurasi jenis software tersebut. Namun, cara ini cukup sulit karena dibutuhkan pengetahuan lebih untuk bisa mengkonfigurasi dengan tepat dan memfungsikan semuanya.

Cara terbaik dan termudah dibandingkan membuat web server lokal secara manual adalah dengan menggunakan web aplication stack. Anda dapat memilih salah satu web apllication stack dan menginstalnya di komputer Anda. Anda tidak perlu lagi menginstal software satu persatu dan kemudian mengkonfigurasinya. Software yang Anda perlukan untuk membangun web server lokal sudah terinstal dan terkonfigurasi secara otomatis. Ada cukup banyak pilihan web application stack seperti LAMP, LAPP, LNMP, XAMPP, MAMP, WAMP, WampServer, AMPPS dan masih banyak lagi yang lain. Salah satu yang dapat Anda coba untuk membuat web server lokal adalah AMPPS.

AMPPS, web application stack terbaik AMPPS, web application stack terbaik

AMPPS adalah web application stack yang terdiri dari Apache, Mysql, MongoDB, PHP, Perl, Python and Softaculous auto-installer. Web application stack ini dibuat oleh Softaculous Ltd dan dapat diinstal di platform Windows, Linux dan MacOS. Antarmuka AMPPS sangat mirip dengan antarmuka Softaculous. Bila Anda sudah terbiasa menggunakan softaculous, Anda tidak akan kesulitan menggunakan AMPPS ini. Bisa dikatakan AMPPS sudah menyertakan apapun yang diinginkan untuk membangun aplikasi web, blog atau website. Jika Anda ingin menggunakan database lain seperti MariaDB atau PostgreSQL, Anda dapat mengunduh web aplication stack lain seperti XAMPP, LNMP, LAPP atau yang lain.

Layaknya program auto installer Softaculous, AMPPS ini juga mengkoneksikan Anda dengan banyak pilihan aplikasi web yang bersifat open source dan free seperti Joomla, Wordpress, Drupal, Mambo, Magento dan lain sebagainya. Bila Anda ingin membuat blog atau website menggunakan salah satu aplikasi tersebut, AMPPS akan menguduh dan menginstalkannya secara otomatis untuk Anda. Anda dapat membuat atau menghapus local domain maupun network domain, Anda dapat mengelola Apache dan MySQL dengan mudah, Anda dapat mengganti versi PHP yang digunakan, Anda juga dapat mengakses dan merubah file php.ini dengan lebih mudah.

AMPPS merupakan free web application stack dengan file unduhan sebesar 180 MB. Versi terbaru AMPPS adalah AMPPS 3.6 yang dirilis pada tanggal 13 September 2016. Di versi terbaru AmPPS ini, terdapat penambahan beberapa fitur baru dan juga adanya sejumlah perbaikan terkait dengan bugs yang ditemukan. Berikut ini adalah daftar software yang terdapat di AMPPS 3.6 untuk platform Windows, Linux dan MacOS:

1. Platform Windows.

  • Softaculous 4.7.6
  • Apache 2.4.23
  • PHP 7.0.8, PHP 5.6.23, PHP 5.5.36, PHP 5.4.45 and 5.3.29
  • Ioncube Loader added for all PHP versions.
  • PERL 5.16.3
  • Python 3.5.2 with mod_wsgi 4.21 module
  • MySQL 5.6.31
  • phpMyAdmin 4.4.15.5
  • SQLite Manager 1.2.4
  • MongoDB 3.2.7
  • RockMongo 1.1.7
  • FileZilla FTP Server 0.9.44

2. Platform MacOS.

  • Softaculous 4.7.6
  • Apache 2.4.23
  • PHP 7.0.10, PHP 5.6.25, PHP 5.5.38, PHP 5.4.45 and 5.3.29
  • Ioncube Loader added for all PHP versions.
  • PERL 5.24.0
  • Python 3.5.2 with mod_wsgi 4.21 module
  • MySQL 5.6.31
  • phpMyAdmin 4.4.15.7
  • SQLite Manager 1.2.4
  • MongoDB 2.6.7
  • RockMongo 1.1.7
  • Pure-FTPd Server 1.0.36

3. Platform Linux.

  • Softaculous 4.7.6
  • Apache 2.4.23
  • PHP 7.0.10, PHP 5.6.25, PHP 5.5.38, PHP 5.4.45 and 5.3.29
  • Ioncube Loader added for all PHP versions.
  • PERL 5.24.0
  • Python 3.5.2 with mod_wsgi 4.21 module
  • MySQL 5.6.31
  • phpMyAdmin 4.4.15.7
  • SQLite Manager 1.2.4
  • MongoDB 3.2.7
  • RockMongo 1.1.7
  • Pure-FTPd Server 1.0.36