Banner Java

Menggunakan Underscore Di Literal Biner Dan Numerik

Penggunaan underscore (garis bawah) di literal biner dan numerik merupakan salah satu fitur baru yang ada di Java SE 7. Mulai dari Java SE 7, literal tipe byte, int, sort dan long dapat diekspresikan menggunakan literal biner (binary literal). Ekspresi untuk literal biner ini dimulai dengan menambahkan awalan (prefix) 0b atau 0B. Untuk penggunaan underscore, satu atau lebih underscore dapat diletakkan dimanapun di antara angka-angka literal biner atau numerik. Fitur ini akan membagi angka literal biner atau numerik yang panjang (seperti nomor KTP, kartu kredit, kartu ATM dan sebagainya) menjadi kelompok-kelompok angka agar mudah untuk dibaca. Underscore di literal biner atau numerik akan dibuang ketika kode program dikompilasi. Ada beberapa batasan dimana underscore tidak boleh diletakkan yaitu:

  • Dipermulaan dan diakhir angka.
  • Berdekatan dengan titik desimal dari literal numerik floating-point.
  • Sebelum akhiran L atau l dan F atau f untuk nilai numerik tipe long dan float.
  • Sesudah awalan 0b atau 0B untuk literal biner.
  • Posisi dimana string angka diharapkan.

Berikut ini adalah beberapa contoh pernyataan yang boleh dan tidak boleh berkaitan dengan letak underscore di literal numerik dan biner.

int varC = 0b1000_0000; // Sama dengan 0b1000000.
byte x = 1_23; // Sama dengan 123.
int y = 3___49__6_2; // Sama dengan 34962.
float pi = 3.14_15_9F; // Sama dengan 3.14159.
byte x1 = _123; // Tidak boleh berada di awal literal numerik.
int y1 = 34962_ ; // Tidak boleh berada di akhir literal numerik.
float pi1 = 3._14159; // Tidak boleh diletakkan berdekatan dengan titik desimal.
long q = 2127462549_L; // Tidak boleh diletakkan sebelum akhiran L.
int z = 0x_55; // Tidak boleh diletakkan berdekatan dengan awalan 0x di literal heksadesimal.

Contoh kode program berikut ini berkaitan dengan penggunaan underscore di literal biner dan numerik. File kode program disimpan di direktori C:\hindro\javasc dengan nama BinaryUnderscore.java.

// Nama file : BinaryUnderscore.java
// Menggunakan literal biner dan karakter garis bawah

// Deklarasi kelas
public class BinaryUnderscore {

   // Metoda main()
   public static void main(String[] args) {

      int a = 0B0_0_1_0;
      int a2 = 0b1000_0000;
      byte b = 1_2_3;
      long b2 = 2_127__462___549L;
      int b3 = 0x5_5;
      long x = a * b;
      int y = a2 * b;
      long z = b2 + b3;

      // Menampilkan hasil
      System.out.println();
      System.out.println("Nilai a = " + a);
      System.out.println("Nilai a2 = " + a2);
      System.out.println("Nilai b = " + b);
      System.out.println("Nilai b2 = " + b2);
      System.out.println("Nilai b3 = " + b3);
      System.out.println("Nilai x = " + x);
      System.out.println("Nilai y = " + y);
      System.out.println("Nilai z = " + z);
   }
}

penggunaan underscore java

Untuk memperbaiki mutu konten, Anda dapat berpartisipasi dengan cara melaporkan apabila menemukan kesalahan ketik, kata-kata rangkap, redaksi kurang pas (jelas), gambar pendukung tidak ada dan sebagainya melalui form Kontak Kami untuk mendapatkan perbaikan. Terima kasih atas kerjasamanya.

Hindro HindriantoHindro adalah pendiri sekaligus admin termasmedia.com dan topikit.com, blog online yang mengulas teknologi informasi. Dunia web mulai ditekuni tahun 2012 dengan mempelajari CMS Joomla dan Wordpress. Beberapa buku yang sekarang dipelajari antara lain PHP, HTML5, ASP.NET 4.5, JavaScript, CSS3, MySQL, Adobe Dreamweaver, Adobe Photoshop dan Adobe Flash.