Banner Java

Pengertian Dan Deklarasi Larik (Array) Di Java

Pengertian Larik (Array).

Larik (array) adalah kumpulan variabel (disebut juga elemen), berukuran tetap (fixed-length element collection), berurutan dan mempunyai tipe data sama. Tidak ada batasan berapa banyak dimensi larik yang dibuat, tetapi bukan sesuatu yang biasa membuat obyek larik dengan dimensi lebih dari tiga. Anda tentu masih ingat bahwa tipe data di Java dibagi menjadi dua yaitu tipe data primitif dan tipe acuan. Tipe elemen larik dapat berupa salah satu tipe data primitif atau tipe acuan. Larik sebenarnya adalah obyek. Variabel yang menggunakan larik merupakan variabel acuan. Karena elemen larik dapat mempunyai tipe data apapun, termasuk tipe acuan, elemen larik dapat berupa veriabel acuan yang mengacu ke larik lain. Ketika larik akan digunakan, larik terlebih dahulu harus dibuat. Dalam mendeklarasikan larik, Anda diminta untuk menentukan tipe data dan jumlah elemen (length) larik yang dapat disimpan. Jumlah elemen larik tidak berubah (fixed-length) setelah larik dideklarasikan.

Mendeklarasikan dan membuat larik.

Untuk menggunakan larik di program, Anda terlebih dahulu harus mendeklarasikan variabel dengan tipe acuan yang mengacu ke larik. Larik adalah obyek. Semua obyek di Java menempati ruang memori. Semua obyek di Java dibuat (dikonstruksi) dengan menggunakan kata kunci new. Untuk membuat obyek larik, terlebih dahulu harus ditentukan tipe data atau tipe acuan beserta jumlah elemen larik. Berikut ini adalah sintaksis untuk mendeklarasikan dan membuat sebuah obyek larik:

   tipe-data[] nama-variabel = new tipe-data[jumlah-elemen];

atau

   tipe-data nama-variabel[] = new tipe-data[jumlah-elemen];

Anda dapat menentukan sendiri salah satu di antara dua cara pendeklarasian dan pembuatan larik. Kebanyakan programer memilih untuk menggunakan cara yang pertama, sedangkan cara kedua merupakan cara pendeklarasian dan pembuatan larik di bahasa pemrograman C yang kemudian diadopsi oleh Java. Berikut ini adalah beberapa contoh pendeklarasian dan pembuatan larik larikA:

   int[] larikA = new int[15]; atau int larikA[] = new int[15];

Pernyataan di atas melakukan tiga tugas sekaligus yaitu mendeklarasikan variabel larikA yang mengacu ke obyek larik, membuat larik yang memiliki 15 elemen dengan tipe int dan memberi variabel larikA acuan (reference) ke objek larik.

   String[] larikQ = new double[25]; atau String larikQ[] = new String[25];

Pernyataan di atas melakukan tiga tugas sekaligus yaitu mendeklarasikan variabel larikQ yang mengacu ke obyek larik, membuat larik yang memiliki 25 elemen dengan masing-masing elemen mengacu ke obyek String dan memberi variabel larikQ acuan ke obyek larik.

Proses pendeklarasian dan pembuatan larik dapat dilakukan dengan dua tahap. Pertama, Anda dapat mendeklarasikan variabel yang mengacu ke obyek larik dan kedua membuat obyek larik. Untuk mendeklarasikan variabel yang mengacu ke obyek larik, perlu ditentukan tipe data atau tipe acuan untuk elemen larik. Berikut ini adalah sintak pendeklarasian variabel yang mengacu ke obyek larik:

   tipe-data[] nama-variabel; atau tipe-data nama-variabel[];

contoh,

   double[] larikC; atau double larikC[];

Setelah mendeklarasikan variabel yang mengacu ke obyek larik, obyek larik kemudian dibuat sebagaimana sintak di bawah ini:

   nama-variabel = new tipe-data[jumlah-elemen];

contoh,

   larikC = new double[6];

Berikut ini adalah gambaran logika dari larik yang dideklarasikan dan dibuat dengan pernyataan double[] larikC = new double[6].

Ketika larik dibuat, harus ditentukan jumlah elemen larik. Dari deklarasi dan pembuatan larik larikC di atas, ditentukan jumlah elemen larik (length of array) adalah 6. Sebelum pemberian nilai elemen larik, elemen larik akan diberi nilai awal (default value) 0 untuk tipe-tipe numerik primitif, karakter ā€˜\u0000ā€™ untuk tipe char, nilai false untuk tipe boolean dan null untuk tipe acuan. Ketika larik sudah dibuat, jumlah elemen larik tidak dapat dirubah.

Elemen tertentu larik dapat diakses dengan mengunakan nama larik diikuti indek elemen yang diletakkan di dalam kurung siku ([]). Elemen pertama setiap larik mempunyai indek 0 (zeroth element). Dari gambar di atas, elemen kedua larikC adalah larikC[1] dan elemen kelima adalah larikC[4]. Secara umum, Anda dapat mengakses elemen ke-n menggunakan formula larikC[n-1]. Indek larik harus merupakan nilai integer positif atau ekspresi yang dapat dievaluasi ke nilai integer. Apabila indek larik adalah ekspresi integer, ekspresi tersebut akan dievaluasi untuk menentukan nilai integer. Sebagai contoh, apabila nilai x = 2 dan y = 1, maka larikC[x + y] sama dengan larikC[3].

Setiap obyek larik dapat mengetahui jumlah elemennya. Informasi mengenai jumlah elemen tersimpan di properti (field) length. Ekspresi larikC.length akan mengembalikan jumlah elemen larik larikC yaitu 6. Keenam elemen larikC adalah larikC[0], larikC[1], larikC[2], larikC[3], larikC[4] dan larikC[5]. Nilai larikC[0] adalah 13.5, larikC[1] adalah 64.35, larikC[2] adalah 27.43, larikC[3] adalah 83.2, larikC[4] adalah 71.9 dan larikC[5] adalah 56.43.

Berikut ini adalah contoh program yang berkaitan dengan pemberian nilai elemen ke larik larikInteger dan menampilkannya. Nilai elemen yang diberikan berasal dari variabel kontrol y dari perulangan for. File kode program Java disimpan di direktori c:\hindro\javasc dengan nama LarikPertama.java.

// Nama file : LarikPertama.java
// Menampilkan nilai yang berada di elemen larik

// mengimpor Java predifined class
import javax.swing.JOptionPane;
import javax.swing.JTextArea;

// Deklarasi kelas
public class LarikPertama {

   // Metoda main
   public static void main(String[] args) {

      int[] larikInteger;
      JTextArea areaTampilan;
      String larik = "Larik : int[ ] larikInteger = new int[ 6 ];\n " +
                     "Indek\tNilai\n";
      
      larikInteger = new int[6];
      areaTampilan = new JTextArea();

      // Memberi nilai ke elemen larik
      for (int y = 1; y <= 6; y++)
         larikInteger[y - 1] = y;

      // Menampilkan indek dan nilai
      for (int y = 0; y < larikInteger.length; y++)
         larik += y + "\t" + larikInteger[y] + "\n";

      areaTampilan.setText(larik);
      JOptionPane.showMessageDialog(null, areaTampilan, "Nilai Elemen Larik",
         JOptionPane.INFORMATION_MESSAGE);

      // Mengakhiri aplikasi berpenampilan GUI
      System.exit(0);
   }
}

Baris nomor 23 adalah perulangan for yang mendeklarasikan variabel kontrol y dengan nilai awal 1. Perulangan for ini melakukan iterasi sebanyak enam kali (y <= 6). Di setiap iterasi perulangan for, pernyataan baris nomor 24 dieksekusi. Karena indek awal elemen larik dimulai dari 0, maka indek larik larikInteger saat pemberian nilai elemen adalah larikInteger[y - 1].

Baris nomor 27 adalah perulangan for yang mendeklarasikan variabel kontrol y dengan nilai awal 0. Perulangan for melakukan iterasi sebanyak nilai yang tersimpan di field length larik larikInteger dikurangi 1. Di setiap iterasi perulangan for, nilai string yang terdiri dari nilai variabel kontrol y (menunjukkan indek), nilai elemen larik di setiap iterasi (larikInteger[y]) dan nilai string berupa karakter baris baru (ā€œ\nā€) akan ditambahkan ke nilai yang sudah tersimpan di variabel string larik.

Baca artikel terkait lainnya:

Untuk memperbaiki mutu konten, Anda dapat berpartisipasi dengan cara melaporkan apabila menemukan kesalahan ketik, kata-kata rangkap, redaksi kurang pas (jelas), gambar pendukung tidak ada dan sebagainya melalui form Kontak Kami untuk mendapatkan perbaikan. Terima kasih atas kerjasamanya.

Hindro HindriantoHindro adalah pendiri sekaligus admin termasmedia.com dan topikit.com, blog online yang mengulas teknologi informasi. Dunia web mulai ditekuni tahun 2012 dengan mempelajari CMS Joomla dan Wordpress. Beberapa buku yang sekarang dipelajari antara lain PHP, HTML5, ASP.NET 4.5, JavaScript, CSS3, MySQL, Adobe Dreamweaver, Adobe Photoshop dan Adobe Flash.