Banner Java

Memahami Eksepsi (Exception) Di Pemrograman Java

Sebuah program aplikasi tentunya dibuat dan dikembangkan untuk tujuan dan kegunaan yang lebih spesifik. Sebagai contoh, Microsoft Office Word dibuat untuk memenuhi kebutuhan yang terkait dengan pembuatan dokumen dan program Accurate digunakan untuk pencatatan dan pelaporan keuangan sebuah perusahaan. Sebuah aplikasi dibuat dan dikembangkan oleh programer dengan menggunakan bahasa pemrograman, sedangkan pengguna aplikasi (application user) bisa siapa saja yang mungkin memiliki pengetahuan terbatas tentang aplikasi.

Dalam membuat atau mengembangkan suatu aplikasi, seorang programer dapat selalu menemui kesalahan dalam pengkodean program, apakah itu logic error, syntax error atau runtime error. Logic error terjadi karena program berjalan tidak sesuai harapan. Anda dapat memanfaatkan fitur debugging technique dari bahasa pemrograman yang digunakan untuk mengembangkan aplikasi. Syntax error terjadi karena aturan penulisan bahasa program tidak diikuti. Syntax error dapat langsung diketahui saat kode sumber program dikompilasi. Syntax error cenderung mudah diperbaiki karena kompiler akan memberitahu atau menunjukkan posisi dan perkiraan kesalahan. Runtime error terjadi ketika program yang sedang berjalan mendeteksi adanya operasi yang tidak mungkin dilaksanakan. Error yang terjadi saat program sedang berjalan (running) disebut dengan eksepsi (exception).

Program aplikasi yang dibuat dan dikembangkan serta telah melalui tahapan pengujian, sudah dapat dikompilasi secara penuh untuk dijadikan executable program. Tentunya seorang pengguna program aplikasi harus pula mengetahui bagaimana mengoperasikan program aplikasi yang sudah jadi tersebut. Adakalanya salah satu penyebab munculnya eksepsi adalah ketidaktahuan bagaimana mengoperasikan program aplikasi.

Salah satu contoh adalah program aplikasi kalkulator yang digunakan untuk menghitung operasi aritmatika seperti penjumlahan, pengurangan, pembagian dan perkalian antara dua nilai. Java sendiri tidak memperbolehkan adanya pembagian nilai numerik (angka) dengan nilai 0. Apabila pengguna program kalkulator tanpa sengaja memasukkan nilai pembagi (denominator) dengan nilai 0, maka program akan berakhir tidak normal. Kesalahan-kesalahan (error) yang muncul saat program aplikasi sedang berjalan menyebabkan munculnya eksepsi.

Programer dan pengguna program aplikasi tentu tidak mengharapkan timbulnya masalah saat program aplikasi digunakan. Sekalipun hal tersebut dapat terjadi pada setiap program aplikasi yang sedang berjalan, error jarang sekali muncul. Pemahaman inilah yang memaknai adanya kata eksepsi (exception). Penanganan eksepsi (exception handling) memberikan kesempatan kepada para programer untuk membuat program aplikasi yang dapat menangani error saat program aplikasi sedang digunakan.

Baca artikel terkait lainnya:

Untuk memperbaiki mutu konten, Anda dapat berpartisipasi dengan cara melaporkan apabila menemukan kesalahan ketik, kata-kata rangkap, redaksi kurang pas (jelas), gambar pendukung tidak ada dan sebagainya melalui form Kontak Kami untuk mendapatkan perbaikan. Terima kasih atas kerjasamanya.

Hindro HindriantoHindro adalah pendiri sekaligus admin termasmedia.com dan topikit.com, blog online yang mengulas teknologi informasi. Dunia web mulai ditekuni tahun 2012 dengan mempelajari CMS Joomla dan Wordpress. Beberapa buku yang sekarang dipelajari antara lain PHP, HTML5, ASP.NET 4.5, JavaScript, CSS3, MySQL, Adobe Dreamweaver, Adobe Photoshop dan Adobe Flash.