PHP merupakan perangkat lunak bahasa pemrograman (programming language software) untuk membuat website dinamis. Salah satu hal terpenting dalam web dinamis adalah bagaimana mengirim data ke web browser untuk ditampilkan. PHP memilki sejumlah fungsi bawaan (build-in function) untuk maksud ini, dua diantaranya adalah echo dan print.

PHP adalah bahasa yang case-insensitive artinya Anda dapat menulis fungsi-fungsi PHP dalam berbagai variasi seperti EchO, ecHO, eCHo, prINT, pRINt, PRInt dan sebagainya. Bagi programer, huruf kecil semua (lowercase letter) lebih disukai. Dalam penggunaannya echo dan print mempunyai perbedaan yang sangat kecil. Anda dapat menggunakan salah satu sebagai alternatif salah satu yang lain.

Meskipun echo berperilaku layaknya sebuah fungsi, sebenarnya echo bukanlah sebuah fungsi yang sesungguhnya. echo lebih tepat disebut dengan language construct. Itulah sebabnya dalam pemakaian, echo dapat menggunakan tanda kurung (parentheses) maupun tidak. Namun pada kenyataannya, Anda tidak dapat selalu menggunakan echo layaknya menggunakan fungsi PHP pada umumnya. Berikut ini adalah contoh pengiriman skrip HTML ke web server menggunakan echo.

<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>Mengirim Data Ke Web Browser</title>
</head>
<body>
<?php
echo"Mari belajar bahasa PHP karena mudah dipelajari dan menyenangkan.";
?> 
</body>
</html>

Di bagian tag PHP, Anda dapat mengganti fungsi echo dengan print. Anda juga dapat menggunakan tanda petik tunggal sebagai pengganti tanda petik ganda. Tanda petik pertama setelah nama fungsi menunjukkan permulaan pesan yang akan ditampilkan dan tanda petik terakhir yang bersesuaian menunjukkan akhir dari pesan yang ditampilkan. Berikut ini adalah tampilan file mengirimdatakebrowser.php saat dijalankan di browser Google Chrome:

 Menampilkan data ke web browser menggunakan fungsi echo PHP