Pentingnya versi CMS Joomla untuk selalu up to date

Joomla adalah salah satu Content Management System (CMS) open source (sumber terbuka). Siapa saja boleh mengunduh, mempelajari, merubah dan juga mengembangkan CMS Joomla. Joomla dibuat menggunakan bahasa scripting PHP yang juga merupakan software open source. Selain Joomla, ada cukup banyak CMS open source lain di luar sana seperti Wordpress, Drupal, Magento dan Moodle.

CMS digunakan untuk mempercepat dan mempermudah pembuatan berbagai jenis website dan aplikasi web. Penekanan fungsi CMS di sini adalah kemudahan dalam mengelola konten digital. Anda tidak harus mahir software PHP, HTML, CSS, JavaScript, Bootstrap dan juga database. Dengan CMS, Anda dapat membuat website skala enterprise dan aplikasi web dengan mudah meskipun hanya memiliki pengetahuan teknis minimal.

Baca artikel: Beberapa Petunjuk Yang Perlu Diketahui Ketika Menggunakan CMS Joomla Sebagai Platform Blog

Itulah sebabnya, Joomla dan CMS lain begitu cepat populer. Proyek CMS Joomla 100 % dijalankan sukarelawan yang berdedikasi, penuh semangat dan punya kepedulian pada perkembangan open source. Joomla secara rutin, dalam kurun waktu tertentu, merilis update versi terbarunya. Setiap pengguna Joomla dianjurkan untuk melakukan update ke versi terbaru. Ada alasan kuat mengapa Joomla menekankan ini.

1. Peningkatan keamanan.

CMS Joomla adalah software open source. Joomla sendiri dibuat menggunakan PHP dan MySQL yang juga open source. Kelemahan banyak software open source adalah dapat ditemukannya celah keamanan dengan mudah karena kode sumber dapat diunduh dan dipelajari oleh siapapun. Itulah sebabnya, software open source seperti CMS Joomla sering mendapatkan update rutin.

Update rutin bertujuan untuk menutup celah kemanan yang ditemukan di versi sebelumnya. Jika Anda tetap menggunakan CMS Joomla versi lama, itu sama artinya Anda membiarkan CMS Joomla terbuka lebar untuk di-hack, mengakibatkan kerusakan dan hilangnya informasi penting seperti profil pengguna, email dan sebagainya. Adanya celah keamanan sebenarnya tidak berasal dari Joomla sendiri, namun bisa berasal dari PHP dan MySQl yang digunakanan untuk membuat CMS Joomla.

Tetap menggunakan CMS Joomla versi lama juga rentan terhadap serangan virus dan malware baru. Pemahaman ini tidak berbeda jauh dengan antivirus komputer. Antivirus harus tetap ter-update untuk menjaga semua software yang terpasang di komputer tetap aman. Bila Anda ingin CMS Joomla terhindar dari serangan virus dan malware, berikan perhatian lebih pada aspek keamanannya dengan melakukan update rutin.

2. Peningkatan Performa.

CMS Joomla dibuat menggunakan bahasa scripting PHP. Pengembangan CMS Joomla juga tidak terlepas dari pengembangan software lain yang digunakan. Pada awal kemunculannya, CMS Joomla mungkin mempunyai masalah performa dan gangguan lainnya. Masalah performa dan gangguan lain yang ada terus mendapat perbaikan dan kemudian dihadirkan di rilis versi Joomla berikutnya.

Pengembangan proyek CMS Joomla terus berjalan dengan memberi perhatian pada peningkatan performa dan perbaikan masalah yang ditemukan dengan mengimplementasikan teknologi web baru dan juga memanfaatkan berbagai peningkatan fitur pada software yang digunakan. Sebagai contoh, Pengguna CMS Joomla 3.5 ke atas dianjurkan menggunakan PHP 7 dan database MySQL dengan storage engine InnoDB untuk mendapatkan perfoma terbaiknya.

Baca artikel terkait database MySQL:

Pentingnya versi CMS Joomla untuk selalu terbaru (up to date)

Anjuran menggunakan PHP 7 bukan tanpa alasan. Kehadiran PHP 7.x membawa banyak fitur baru dan peningkatan fungsi. Salah satunya adalah peningkatan kecepatan eksekusi yang signifikan. Tentu saja ini akan memberi dampak baik pada CMS Joomla yang menggunakan PHP 7, tidak hanya pada kecepatan, namun juga keamanan dan stabilitas. Beberapa artikel online Joomla menyatakan bahwa performa CMS Joomla naik 50% atau lebih ketika menggunakan PHP 7.

Baca artikel Menjadikan CMS Joomla Lebih Cepat, Aman Dan Stabil Dengan PHP Versi Terbaru.

3. Memanfaatkan kehadiran fitur baru.

Berbeda dengan versi Joomla sebelumnya, Joomla 3 membawa banyak perubahan besar. Joomla 3 secara resmi responsif dengan bantuan Bootstrap. Tata letak (layout) Joomla 3 bisa beradaptasi dengan ukuran layar perangkat yang berbeda seperti laptop, table dan smartphone. Joomla 3 juga mengimplementasikan LESS CSS, JUI (Joomla User Interface) dan UX yang ditingkatkan. Joomla 3 juga memiliki antarmuka baru untuk panel admin yang lebih user friendly. Instalasi Joomla 3 juga dipermudah dengan hanya 3 langkah dan masih banyak fitur baru lainnya.

Baca artikel: Tiga Langkah Instalasi Joomla 3

Pentingnya versi CMS Joomla untuk selalu terbaru (up to date)

Anda tidak bisa tetap dengan versi Joomla lama yang semakin ketinggalan, kurang bisa beradaptasi dan menyesuaikan kemajuan teknologi internet saat ini. Anda harus mengambil manfaat hadirnya fitur baru yang dibawa Joomla. Dengan kata lain, Jika Anda ingin memanfaatkan fitur baru untuk memastikan bisa beradaptasi dengan kemajuan teknologi yang ada, Anda perlu melakukan update ke Joomla versi terbaru.

SUKAI DAN BAGIKAN ARTIKEL INI:
Pin It

MASUKKAN EMAIL ANDA UNTUK BERLANGGANAN ARTIKEL GRATIS:

Delivered by FeedBurner