CMS Joomla 3
CMS Joomla 3, Mobile Ready, User Friendly

Joomla adalah CMS open source dan dapat digunakan secara bebas oleh siapa saja. Dari kemunculan pertama pada bulan September 2005 sampai saat ini, Joomla telah mengalami perubahan dan penyempurnaan yang pesat. Beberapa rilis versi yang telah dikeluarkan adalah Joomla versi 1.0, 1.5, 1.6, 1.7, 2.5 dan yang terbaru 3.0.

Joomla versi 1.0, 1.6 dan 1.7 masuk kategori STS (Standard Term Support) yang diberi dukungan kurang lebih 7 bulan. Untuk saat ini Joomla versi 1.0, 1.6, dan 1.7 sudah tidak didukung lagi. Joomla versi 1.5 dan 2.5 masuk kategori LTS (Long Term Support) yang diberi dukungan kurang lebih 21 bulan. Dukungan untuk Joomla versi 1.5 akan selesai akhir tahun 2012 dan versi 2.5 di pertengahan tahun 2014.

Akhir September 2012, pengembang Joomla telah mengeluarkan versi stabil terbaru yaitu Joomla 3.0. Sebelum sampai pada versi stabil Joomla 3.0, pengembang Joomla telah merilis versi Joomla 3.0.0_Alpha1 pada pertengahan Juli 2012, Joomla 3.0.0_Alpha2 pada akhir Juli 2012, Joomla 3.0.0_Beta1 pada akhir Agustus 2012, Joomla 3.0.0_Beta2 (RC1) di pertengan antara Joomla 3.0.0_Beta1 dan Joomla 3.0.0 (Stable).

Beberapa rilis versi sebelum sampai pada Joomla 3.0.0 (Stable) saat ini dimaksudkan untuk memperbaiki error (bug) yang telah ditemukan sebelum merilis versi Joomla 3.0.0 (Stable) dan juga untuk memperkenalkan dan memberitahu pengembang (developer) ekstensi Joomla untuk mempersiapkan dan menguji ekstensi yang mereka buat agar dapat berjalan di Joomla versi 3.0.0.

Joomla versi 3.0 merupakan terobosan revolusioner CMS Joomla. Anda dapat merasakan dan melihat bahwa segala sesuatunya baru, sangat berbeda dengan versi Joomla sebelumnya. Beberapa perubahan mendasar adalah antar muka pengguna (user interface) yang benar-benar baru, baik dari design frontend dan backend, instalasi yang lebih mudah, singkat dan disederhankan, layar edit artikel yang ditingkatkan, mobile ready dan masih banyak lagi. Segala sesuatu yang ditampilkan di Joomla 3.0 benar-benar berubah layaknya baru dilahirkan.

Joomla versi 3.0 termasuk dalam kategori STS (Standard Term Support) yang hanya didukung dan dikembangkan dalam waktu yang relatif pendek (kurang lebih 7 bulan). Rilis Joomla 3.0 masih perlu perbaikan dan penyempunaan. Selain itu, Joomla 3.0 juga diperuntukkan bagi para pengembang ekstensi untuk mempersiapkan dan menguji ekstensi yang dibuat agar bisa digunakan di Joomla 3.0. Bagi mereka yang mulai ingin mengenal dan menggunakan CMS Joomla, dianjurkan untuk menggunakan Joomla 3.0.

Bagi mereka yang sudah membuat website dari CMS Joomla menggunakan versi lama, belum ada alasan mendesak untuk upgrade ke Joomla 3.0 sampai menunggu hadirnya Joomla versi 3.5. Diperkirakan juga bahwa upgrade melalui area administrator ke Joomla 3.0 tidak dimunculkan. Upgrade Joomla nantinya dapat dilakukan secara otomatis melalui area administrator dari Joomla versi 2.5 ke Joomla versi 3.5. Apabila Anda menggunakan Joomla 1.5, dianjurkan terlebih dahulu untuk upgrade ke Joomla 2.5 sebelum melangkah ke Joomla 3.5. Sebagaimana janji pengembang Joomla bahwa proses upgrade dari Joomla 2.5 ke Joomla 3.5 akan dibuat semudah mungkin.

Syarat Menjalankan CMS Joomla 3.x.

CMS Joomla bukanlah perangkat lunak yang dapat berdiri sendiri. Sebelum instalasi CMS Joomla dilakukan, ada beberapa perangkat lunak lain yang harus sudah terinstal di sistem komputer yang akan digunakan untuk menjalankan Joomla yaitu PHP, MySQL atau bisa juga SQL Server dan Apache atau bisa juga Microsoft IIS. Setiap muncul Joomla versi terbaru, versi beberapa perangkat lunak tersebut terkadang juga ikut berubah. Berikut ini adalah syarat minimum untuk dapat menginstalasi Joomla 3.x:

  • PHP versi 5.3.1 ke atas.
  • Database MySQL (yang mendukung InnoDB) versi 5.1 ke atas.
  • Web server Apache (dengan mod_mysql, mod_xml, dan mod_zlib) versi 2.x ke atas atau Web server Microsoft IIS versi 7.

Terkait syarat ketiga perangkat lunak tersebut, dianjurkan untuk tidak menggunakan PHP versi 4.3.9, 4.4.2 dan 5.0.4 yang diketahui masih belum bebas dari bug sehingga dapat menggangu instalasi Joomla serta database MySQL 6 yang juga masih belum kompatibel dengan CMS Joomla.

SUKAI DAN BAGIKAN ARTIKEL INI:
Pin It