Tahapan menangani event aksi di pemrograman Java
Penanganan Event Java

Di artikel Tipe Event, Listener dan Kelas Pemicu Event (Source Object) Di java dan Metoda Registrasi Dan Handler Dalam Penanganan Event Java, Anda diberi pengenalan dasar dalam penanganan aksi (event) di Java. Di artikel Cara Menangani Aksi (Event) Di Program Java, Anda diberi contoh program Java sederhana cara menangani aksi (event) di Program Java.

Untuk memahami dan mengerti dengan baik cara menangani event di Java, Anda perlu melakukan beberapa tahapan atau langkah agar program yang dibuat dapat memicu dan menangani event. Semua tergantung pada tipe event mana yang ingin dipicu atau ditangani. Berikut ini adalah tahapan dalam membuat program yang dapat memicu dan menangani event yang terjadi:

  • Membuat form aplikasi atau form applet. Anda dapat membuat kelas sebagai form aplikasi atau applet. Kemudian menentukan komponen (obyek sumber) yang memicu aksi (event) dan tipe event yang dipicu. Contoh program di artikel Cara Menangani Aksi (Event) Di Program Java, form aplikasi adalah kelas AplikasiKaliTambah, komponen pemicu event adalah buttonKali dan buttonTambah kelas JButton dan tipe event yang dipicu adalah ActionEvent.
  • Deklarasi inner class, anonymous inner class atau kelas itu sendiri sebagai obyek pendengar. Kelas obyek pendengar harus mengimplementasikan interface yang bersesuaian dengan tipe aksi (event) yang ditangani dan mendeklarasikan ulang semua metoda (handler) dari interfes tersebut. Di contoh program dari artikel Cara Menangani Aksi (Event) Di Program Java, kelas AplikasiKaliTambah selain sebagai form aplikasi, juga sebagai obyek pendengar sehingga harus mengimplementasikan interfes ActionListener dan mendeklarasikan ulang metoda actionPerformed.
  • Meregistrasi obyek pendengar oleh obyek sumber menggunakan metoda registrasi yang bersesuaian dengan tipe event dan interface listener. Pada baris nomor 81 dan 82 di contoh program dari artikel Cara Menangani Aksi (Event) Di Program Java, kata kunci this adalah argumen metoda registrasi addActionListener yang mewakili obyek kelas AplikasiKaliTambah yang juga bertindak sebagai obyek pendengar.
  • Deklarasi ulang metoda yang dimiliki interface di obyek pendengar. Bila obyek pendengar adalah kelas lain, misalnya inner class, metoda harus dideklarasikan di blok inner class. Anda dapat memberi penanganan event (aksi) berupa kode atau instruksi program di dalam metoda tersebut sebagai respon atas event yang terjadi. Di contoh program dari artikel Cara Menangani Aksi (Event) Di Program Java, kelas AplikasiKaliTambah bertindak sebagai obyek pendengar sehingga metoda actionPerformed dideklarasikan di dalam blok kelas tersebut.
SUKAI DAN BAGIKAN ARTIKEL INI:
Pin It