Cloudflare, Chrome dan Firefox menambahkan dukungan HTTP/3

Rasanya belum lama, pada tahun 2017 lalu, pemilik blog atau website dianjurkan untuk bermigrasi dari HTTP ke HTTPS. Google sebagai pemilik mesin pencari (search engine) yang paling banyak digunakan menyatakan bahwa keamanan, performa dan user experience menjadi prioritas pertama dan HTTPS menjadi salah satu faktor dalam pemeringkatan. HTTPS memberi keamanan pada data yang ditransfer serta peningkatan performa yang lebih baik dibandingkan HTTP.

Baru-baru ini banyak diberitakan beberapa perusahaan internet seperti Cloudflare, Google dan Mozilla mulai memberi dukungan pada protokol HTTP versi 3 (HTTP/3). Lalu, apa protokol HTTP/3 itu? Sejarah pemakaian protokol HTTP dimulai pada tahuh 1990 dengan HTTP versi 0.9 (HTTP/0.9), kemudian HTTP/1.0 yang dirilis tahun 1996 dan HTTP/1.1 dirilih tahun 1999. Ketiga versi HTTP ini merupakan HTTP generasi pertama yang menggunakan port 80.

Pada tahun 2015, HTTP versi 2 (HTTP/2) yang memiliki keamanan dan kecepatan lebih baik dirilis. HTTP/2 merupakan protokol HTTP generasi kedua yang menggunakan port 443 (port HTTPS). Teknologi HTTP/2 ini tidak dapat digunakan tanpa HTTPS. Kunjungan ke halaman website melalui port 443 memicu koneksi HTTP/2 sehingga halaman website dapat diakses lebih aman dan dimuat lebih cepat. HTTPS menggunakan teknologi HTTP/2 yang merupakan upgrade besar HTTP/1.1.

HTTP/3 adalah versi terbaru protokol HTTP. HTTP/3 berbeda dari versi HTTP sebelumnya. HTTP/3 menggunakan protokol QUIC, sedangkan versi sebelumnya menggunakan TCP. Protokol QUIC (Quick UDP Internet Connections) awalnya dikembangkan Google. Protokol QUIC merupakan kombinasi fitur terbaik TCP dan UDP yaitu keandalan TCP dan kecepatan UDP. Sejak 2016, Internet Engineering Task Force (IETF) mengerjakan versi standar QUIC. Pada 2018, nama protokol QUIC diganti menjadi HTTP/3.

QUIC menjadi protokol yang benar-benar baru. QUIC dirancang untuk menjadi lebih cepat dengan latensi yang lebih rendah dari TCP. QUIC mampu mengurangi overhead saat membuat koneksi dan transfer data menjadi lebih cepat melalui koneksi tersebut. QUIC juga mencakup dukungan bawaan untuk Transport Layer Security (TLS), bagian perlindungan dari HTTPS. QUIC memecahkan beberapa masalah yang ada di TCP terkait dengan paket data yang hilang dan lambatnya koneksi TLS / SSL.

Tambahan dukungan yang cepat pada HTTP/3 mulai diberikan oleh perusahan internet. Cloudflare, perusahaan infrastruktur web mengumumkan bahwa pelanggan dapat mengaktifkan dukungan pada HTTP/3 untuk domain mereka melalui dasbor. Koneksi akan otomatis ditingkatkan ke protokol baru bila ada visitor mengunjungi website yang dihosting di Cloudflare menggunakan klien berkemampuan HTTP/3. Google dan Mozilla mulai menambahkan dukungan HTTP/3 di browser versi eksperimental mereka, Chrome Canary dan Firefox Nightly.

SUKAI DAN BAGIKAN ARTIKEL INI:
Pin It