Pada tanggal 27 September 2012, versi terbaru Joomla yaitu Joomla 3 telah resmi dirilis. Ada banyak perubahan di versi terbaru ini. Beberapa diantaranya adalah template bawaan yang telah di-update menjadi Beez3, mendukung basis data PostgreSQL, tampilan baru di bagian front end template, area administrator yang total berubah, instalasi Joomla 3 yang lebih sederhana menjadi tiga langkah dan banyak yang lain. Joomla 3 muncul dengan perubahan besar dan menghadirkan sesuatu yang baru.

Di Joomla 3, Joomla Project Team melakukan perubahan terkait dengan penyerderhanaan langkah instalasi Joomla. Sekarang, Instalasi Joomla 3 cukup memerlukan tiga langkah sederhana. Yang perlu diperhatikan dan menjadi rekomendasi saat instalasi Joomla 3 adalah bila database yang digunakan adalah MySQL, database engine yang dianjurkan adalah InnoDB. Berikut ini adalah cara instalasi Joomla 3, baik di komputer lokal maupun di web hosting.

Baca artikel terkait MySQL:

1. Menginstal CMS Joomla 3.

Ekstrak terlebih dulu file instalasi Joomla 3 berekstensi zip ke root directory web server, misalnya www, htdocs atau public_html. Jalankan browser dan ketik url yang mengarah ke file hasil ekstraksi (ketik http://localhost/ bila menggunakan web server lokal atau http://www.domainanda.com/ bila menggunakan web server hosting) untuk mulai menjalankan instalasi Joomla.

Baca artikel instalasi CMS Joomla:

Langkah pertama instalasi Joomla adalah konfigurasi dimana Anda diminta untuk menentukan bahasa yang digunakan, mengisi nama situs, deskripsi, alamat email, nama administrator, password dan konfirmasi password dan menentukan pilihan apakah situs dalam keadaan online atau offline. Pilih dan isi sesuai keinginan Anda, bila sudah selesai dan telah yakin, tekan tombol Next untuk melanjutkan ke tahap berikutnya.

Baca artikel Cara Membuat Website Joomla Offline atau Cara Membuat Website Joomla 3.1 Offline

Instalasi Joomla 3 di localhost

Langkah kedua adalah Database yang digunakan. Di sini Anda diminta untuk memilih tipe database yang digunakan, mengisi nama pengguna database, password, nama database, table prefix atau gunakan default dan kemudian menentukan apakah akan mem-backup atau remove database lama dengan nama sama bila ada. Bila Anda sudah selesai dan yakin, klik tombol Next untuk melanjutkan ke tahap berikutnya.

Instalasi Joomla 3 di localhost

Tahap terakhir instalasi Joomla 3 adalah Overview. Di sini Anda diminta untuk menentukan apakah sample data bawaan akan diinstal atau tidak dan apakah konfigurasi instalasi perlu dikirim ke alamat email Anda. Selain dua opsi ini, Anda juga dapat melihat kembali rangkuman konfigurasi saat instalasi tahap pertama dan kedua.

Yang tidak kalah penting adalah apakah prasyarat dalam instalasi Joomla 3 sudah terpenuhi atau belum, bila belum (diberi tanda merah), Anda perlu memeriksa kembali pengaturan file httpd.conf bila menggunakan Apache web server. Apabila segala sesuatunya telah benar, klik tombol Install untuk memulai instalasi.

Instalasi Joomla 3 di localhost

Instalasi Joomla 3 mulai dijalankan. Tunggu beberapa saat sampai proses instalasi benar-benar selesai.

Instalasi Joomla 3 di localhost

Setelah proses instalasi selesai, Anda diminta menghapus folder instalasi. Klik tombol Remove instalation folder untuk menghapus folder instalasi. Sampai di sini, instalasi Joomla 3 telah selesai. Sekarang Anda memiliki dua opsi apakah akan masuk ke area administrator atau ingin melihat tampilan situs Joomla. Klik tombol Administrator untuk menuju ke area administrator atau klik tombol Site untuk melihat tampilan situs.

Instalasi Joomla 3 di localhost

2. Tampilan situs Joomla 3 sementara.

Instalasi Joomla 3 di localhost

3. Tampilan panel administrator Joomla 3.

Instalasi Joomla 3 di localhost

SUKAI DAN BAGIKAN ARTIKEL INI:
Pin It

MASUKKAN EMAIL ANDA UNTUK BERLANGGANAN ARTIKEL GRATIS:

Delivered by FeedBurner