Pengguna Microsoft Windows lama mungkin sudah mengenal istilah UEFI. UEFI adalah singkatan dari Unified Extensible Firmware Interface yang menggantikan BIOS (Basic Input Output System) di perangkat komputer, PC atau laptop, yang lebih baru. Umumnya, PC atau laptop yang diproduksi tahun 2015 dan setelahnya sudah menggunakan UEFI sebagai sistem firmware, sedangkan perangkat komputer sebelumnya masih menggunakan BIOS.

Bila Anda berencana untuk melakukan upgrade dari Windows 10 ke Windows 11, PC atau laptop Anda setidaknya sudah menggunakan sistem firmware UEFI yang memiliki fitur Secure Boot. Bila Anda mencoba untuk menginstal Windows 11 di PC atau laptop lama yang masih menggunakan BIOS, kemungkinan instalasi tersebut tidak akan berhasil.

Baca artikel 4 Cara Mengetahui Versi BIOS Di Windows

Pada dasarnya, BIOS dan UEFI adalah perangkat lunak tingkat rendah (low-level software) yang memeriksa dan melakukan booting sistem sebelum sistem operasi yang sebenarnya melakukan booting. BIOS adalah sistem dengan beberapa keterbatasan dan kini dianggap hampir mati. Sebagian besar PC atau laptop baru saat ini sudah menggunakan UEFI modern. Kenyataannya, Intel tidak lagi merilis chipsets dengan dukungan BIOS.

UEFI adalah sistem yang lebih baru pengganti BIOS yang dilengkapi dengan boot manager sendiri, memberikan waktu startup yang lebih cepat, meningkatkan dukungan jaringan, mendukung partisi yang lebih besar pada drive dan menawarkan fitur keamanan untuk melindungi sistem dari bootkit dan serangan malware lainnya saat startup.

Di PC atau laptop yang didukung UEFI, Windows 10 dapat mengaktifkan fitur tambahan seperti Secure Boot, Trusted Boot, TPM (Trusted Platform Module), Device Gaurd, BitLocker Network Unlock dan sebagainya. Jika Anda baru membeli PC atau laptop atau telah membeli beberapa tahun lalu dan berencana upgrade dari Windows 10 ke Windows 11, Anda dapat memeriksa untuk mengetahui apakah PC atau laptop menggunakan UEFI atau BIOS.

Berikut ini adalah dua cara mengetahui atau memeriksa apakah PC atau laptop menggunakan atau mendukung sistem Firmware UEFI atau BIOS di Microsoft Windows 10.

1. Melalui System Information.

System Information (msinfo32.exe) adalah tool yang menunjukkan kepada Anda informasi komprehensif tentang PC, sistem operasi, perangkat keras dan perangkat lunak, termasuk driver yang dapat digunakan untuk mendiagnosis masalah pada komputer.

Untuk mengetahui atau memeriksa apakah PC atau laptop menggunakan system firmware (BIOS mode) UEFI atau BIOS, buka System Information terlebih dahulu. Gunakan pintasan keyboard Windows + R untuk membuka kotak dialog Run, ketik msinfo32 di kotak teks Open dan kemudian klik tombol OK untuk membuka System Information.

Di jendela System Information yang muncul, klik System Summary (1) dan kemudian gulung ke bawah sampai Anda menemukan BIOS Mode (2). Jika PC atau Laptop menggunakan BIOS, BIOS mode akan menampilkan Legacy. Jika PC atau laptop menggunakan UEFI, BIOS mode akan menampilkan UEFI atau EFI. Jika PC atau laptop mendukung UEFI, kemudian jika Anda melalui pengaturan BIOS, Anda akan melihat opsi Secure Boot.

PC atau laptop yang menggunakan sistem firmware BIOS.

Memeriksa-pc-laptop-menggunakan-uefi-bios

PC atau laptop yang menggunakan sistem firmware UEFI.

Memeriksa-pc-laptop-menggunakan-uefi-bios

2. Melalui Setup Log File.

Anda juga bisa memeriksa apakah PC atau laptop menggunakan sistem firmware UEFI atau BIOS melalui file setupact.log. setupact.log adalah tipe file log yang terkait dengan Microsoft Windows yang dikembangkan oleh Microsoft Corporation. File log mungkin berisi informasi tentang perubahan perangkat, driver perangkat, perubahan sistem, event, operasi dan sebagainya.

Untuk mengetahui atau memeriksa apakah PC atau laptop menggunakan system firmware UEFI atau BIOS, buka atau jalankan File Explorer, navigasi ke C:\Windows\Panther. Di folder Panther ini, Anda akan menemukan file teks bernama setupact.log.

Buka file situpact.log menggunakan aplikasi Notepad, gunakan pintasan keyboard Ctrl + F untuk membuka kotak dialog Find dan kemudiaan cari frasa Detected Boot Environment. Pada baris yang ditemukan, dimulai dari Callback_BootEnvironmentDetect: Detected boot environment, Anda dapat mengetahui apakah PC atau laptop menggunakan sistem firmware UEFI (EFI) atau BIOS.

Memeriksa-pc-laptop-menggunakan-uefi-bios
SUKAI DAN BAGIKAN ARTIKEL INI:
Pin It