Metoda yang mengembalikan (returning) larik (array) di program Java

Metoda Yang Mengembalikan Larik (Array) Di Java

Sebuah metoda di Java dapat mempunyai dua kemungkinan yaitu mengembalikan nilai (nonvoid return value) dan tidak mengembalikan nilai (void return value). Pada umumnya, metoda yang mengembalikan nilai akan mengembalikan atau menghasilkan nilai dengan tipe-tipe data primitif seperti int, short, long, float,double, boolean atau char.

Sebenarnya, sebuah metoda juga dapat mengembalikan sebuah obyek, misalnya obyek larik. Metoda dapat diberi argumen larik dan mengembalikannya berupa larik pula. Dari format dasar deklarasi metoda di Java, perlu ditentukan atau diatur bahwa tipe-nilai-dikembalikan adalah berupa larik.

Berikut ini adalah contoh sederhana program Java yang mendeklarasikan sebuah metoda yang diberi argumen berupa larik (array) dan akan mengembalikan atau menghasilkan larik pula. Larik hasil pengembalian metoda akan mempunyai elemen larik yang urutannya terbalik (reverse).

 1
 2
 3
 4
 5
 6
 7
 8
 9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
50
51
52
53
54
55
56
57
58
59
60
61
// Nama file : MembalikUrutanElemen.java
// Membalik urutan elemen larik
 
// Mengimpor Java predifined class
import javax.swing.JOptionPane;
import javax.swing.JTextArea;
 
// Deklarasi kelas
public class MembalikUrutanElemen {
 
   // Metoda main
   public static void main(String[] args) {
   
      String tampilan = "Membalik Urutan Elemen Larik\n\n";
      JTextArea areaTampilan;
      char[] karakterSatu = {'A', 'B', 'C', 'D', 'E', 'F', 'G', 'H',
                             'I', 'J', 'K', 'L', 'M', 'N', 'O', 'P',
                             'Q', 'R', 'S', 'T', 'U', 'V', 'W', 'X',
                             'Y', 'Z'};
       
      // Menampilkan elemen karakterSatu
      tampilan += "Urutan elemen larik karakterSatu :\n";
      for (int x = 0; x < karakterSatu.length; x++) {
         tampilan += karakterSatu[x] + "  ";
         if ((x + 1) % 10 == 0)
            tampilan += "\n";
      }
 
      // Memberikan larik sebagai argumen metoda
      char[] karakterDua = membalikElemen(karakterSatu);
 
      // Menampilkan elemen karakterDua
      tampilan += "\n\nUrutan elemen larik karakterDua :\n";
      for (int x = 0; x < karakterDua.length; x++) {
         tampilan += karakterDua[x] + "  ";
         if ((x + 1) % 10 == 0)
            tampilan += "\n";
      }
 
      // Menampilkan hasil
      areaTampilan = new JTextArea();
      areaTampilan.setText(tampilan);
      JOptionPane.showMessageDialog(null, areaTampilan,
         "Membalik Urutan Elemen Larik", JOptionPane.INFORMATION_MESSAGE);
 
      // Mengakhiri program aplikasi
      System.exit(0);
   }
 
   // Mendefinisikan metoda
   public static char[] membalikElemen(char[] larikA) {
 
      char[] larikB = new char[larikA.length];
   
      // Membalik urutan elemen larik
      for (int a = 0, b = larikB.length - 1; a < larikA.length; a++, b--)
         larikB[b] = larikA[a];
 
      return larikB;
   }
}

Metoda yang mengembalikan larik (array) di Java

Baris nomor 16 adalah deklarasi, membuat dan menginisialisasi larik karakterSatu dengan elemen tipe char. Larik karakterSatu mempunyai 26 elemen berupa karakter huruf besar. Baris nomor 23 – 27 adalah perulangan for untuk menampilkan nilai elemen dari larik karakterSatu. Perulangan for melakukan iterasi sebanyak 26 kali, sesuai jumlah elemen larik karakterSatu (x < karakterSatu.length).

Baca artikel:

Perulangan for ini mendeklarasikan variabel kontrol x dengan nilai awal 0, disesuaikan dengan indek awal setiap larik, zeroth element. Nilai elemen larik karakterSatu yang akan ditampilkan, kemudian disimpan ke variabel tipe String tampilan. Baris nomor 30 adalah deklarasi, membuat dan menginisialisasi larik karakterDua. Elemen larik karakterDua adalah hasil memanggil metoda membalikElemen dengan argumen parameter berupa larik karakterSatu.

Baca artikel:

Metoda membalikElemen di baris nomor 51 - 60 akan mengembalikan atau menghasilkan larik yang elemennya berasal dari larik karakterSatu dengan susunan elemen larik yang terbalik. Ketika metoda membalikElemen dipanggil, alir kontrol program meninggalkan blok metoda main dan menuju ke blok metoda membalikElemen.

Metode membalikElemen memerlukan argumen berupa variabel yang mengacu ke obyek larik. Di deklarasi metode membalikElemen, larikA adalah argumen sementara metoda membalikElemen. Saat program dijalankan, veriabel larikA diganti dengan variabel larik karakterSatu. Perulangan for di blok metoda membalikElemen mendeklarasikan variabel kontrol a dan b.

Baca artikel:

Variabel kontrol a diberi nilai awal 0, menunjukkan indek awal larik larikB dan variabel kontrol b diberi nilai indek terakhir larik larikB. Di setiap iterasi perulangan for, nilai variabel kontrol a ditambah 1 dan nilai variabel b dikurangi 1. Saat proses iterasi berjalan, pernyataan pemberian di baris nomor 57 dieksekusi. Di iterasi pertama perulangan for, larikB dengan indek terakhir diberi nilai dari larik larikA dengan indek pertama.

Di iterasi kedua, larikB dengan indek terakhir kedua diberi nilai larik larikA dengan indek kedua. Proses pemberian terus berlangsung selama iterasi berikutnya berjalan. Bila argumen metoda membalikElemen adalah larik karakterSatu, maka larik larikB akan diisi elemen dari larik karakterSatu dengan urutan elemen yang dibalik.

Setelah proses iterasi selesai, pernyataan return di baris nomor 59 dieksekusi. Eksekusi ini akan mengembalikan alir kontrol program kembali ke metoda main. Baris nomor 34 – 38 adalah perulangan for yang menampilkan nilai elemen larik karakterDua. Perulangan for melakukan iterasi sebanyak 26 kali, sesuai dengan jumlah elemen dari larik karakterDua (x < karakterdua.length).

Perulangan for ini mendeklarasikan variabel kontrol x dengan nilai awal 0, disesuaikan dengan indek awal setiap larik, zeroth element. Nilai elemen larik karakterDua yang ditampilkan, kemudian di tambahkan ke nilai yang sudah tersimpan di variabel tampilan.

SUKAI DAN BAGIKAN ARTIKEL INI:
Pin It