Pemilik website Joomla dianjurkan melakukan backup rutin. Bila Anda memiliki backup rutin, Anda akan merasa tenang bila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan pada website Anda. Sebagaimana Content Management System (CMS) lainnya seperti WordPress atau Drupal, Joomla adalah juga CMS sumber terbuka. Kode sumber Joomla dapat diunduh gratis, dilihat, dipelajari dan dikembangkan. Kebanyakan CMS sumber terbuka rentan pada serangan hacker bila tidak memberikan perhatian lebih pada faktor keamanan.

Kekuatan Joomla terletak pada dukungan ekstensi. Joomla memiliki beberapa tipe ekstensi yaitu template, module, plugin, component dan language. Ekstensi memberi fungsionalitas tambahan pada website Joomla. Ekstensi inti (core extentions) Joomla tentu sudah melalui tahap pengujian dan pemeriksaan, namun untuk ekstensi dari pihak ketiga kemungkinan bisa ditemukan celah keamanan yang bisa dimanfaatkan hacker. Hacker dapat melakukan apa saja pada website Joomla Anda.

Baca artikel terkait ekstensi Joomla:

Ancaman website Joomla Anda tidak hanya datang dari hacker, ada banyak hal buruk lain yang bisa mengancam. Extensi Joomla gratis dari pengembang yang kurang jelas juga dapat mengakibatkan kegagalan atau malfungsi ketika digunakan. Extensi semacam ini justeru merusak website Joomla. Untuk itu, melakukan backup sebelum menginstal ekstensi adalah langkah antisipasi apabila terjadi kegagalan yang menyebabkan website Joomla mengalami error atau tidak bisa diakses.

Joomla secara berkala memberi update melalui panel admin. Situs resmi Joomla (joomla.org) selalu menganjurkan untuk melakukan backup sebelum melakukan update. Melakukan backup website Joomla berarti melakukan backup untuk semua file Joomla dan databasenya. Berikut ini adalah cara melakukan backup website Joomla secara manual:

Baca artikel Cara Mencadangkan (Backup) Website Joomla Menggunakan Softaculous

1.   Mencadangkan (backup) file website Joomla.

Masuk (login) ke cPanel website Joomla, di area sebelah kanan, di kelompok Files, klik File Manager. Apabila muncul kotak dialog File Manager Directory Selection, klik tombol Go untuk melanjutkan.

Cara backup website Joomla secara manual

Di laman File Manager - Settings yang muncul, di area sebelah kiri, klik folder utama tempat instalasi website Joomla Anda. Di cPanel, folder utama ini umumnya adalah folder public_html.

Cara backup website Joomla secara manual

Di area sebelah kanan ditampilkan file dan folder website Joomla Anda. Untuk mulai mencadangkan (backup) file website Joomla, Anda perlu membuat file archive (zip) yang berisi semua file dan folder website Joomla. Sorot semua file dan folder website Joomla dengan mengklik Select All (1) dan lanjutkan dengan mengklik Compress (2).

Cara backup website Joomla secara manual

Beri nama file archive (zip) yang dibuat, misalnya backup20161027.zip. Anda dapat perhatikan folder terpat hasil file archive akan disimpan, public_html, yang sama dengan folder utama tempat instalasi file dan folder website Joomla. Klik tombol Compress File (s) untuk mulai membuat file archive website Joomla.

Cara backup website Joomla secara manual

Apabila proses kompresi telah selesai, hasilnya akan ditampilkan di jendela Compression Results. Klik tombol Close untuk menutup jendela tersebut.

Cara backup website Joomla secara manual

Untuk mengunduh file kompresi (file archive) backup20151027.zip dan menyimpannya di komputer lokal, klik atau sorot file archive (1) dan kemudian klik tombol Download (2).

Cara backup website Joomla secara manual

2.   Mencadangkan (backup) database Joomla.

Setelah mengkompresi file dan folder website Joomla menjadi file archive backup20161027.zip, kini Anda perlu melakukan backup database website Joomla. Anda dapat kembali ke laman pertama cPanel, di kelompok databases, klik phpMyAdmin.

Cara backup website Joomla secara manual

Klik database website Joomla (1) dan di area sebelah kanan, ditampilkan semua tabel dari database tersebut. Untuk mulai mencadangkan (backup) database tersebut, klik Export (2).

Cara backup website Joomla secara manual

Selanjutnya pastikan opsi Quick - display only the minimal options telah dipilih (1) dan selanjutnya klik tombol Go untuk melakukan backup dan menyimpannya di komputer lokal (2). Pastikan tempat penyimpanan backup database dan file archive backup20161027.zip adalah di folder yang sama.

Cara backup website Joomla secara manual

SUKAI DAN BAGIKAN ARTIKEL INI:
Pin It

MASUKKAN EMAIL ANDA UNTUK BERLANGGANAN ARTIKEL GRATIS:

Delivered by FeedBurner