mengatur kartu grafis utama di komputer Windows

Saat ini, banyak laptop atau komputer dekstop yang ada di pasaran memiliki kartu gratis tambahan (dedicated atau add-on graphics card). Meskipun prosesor komputer juga telah mengintegrasikan kartu grafis di dalamnya dalam bentuk chip yang lebih dikenal dengan kartu grafis terintegrasi (integrated graphics card), namun kemampuan pengolahan grafisnya terbatas. Kartu grafis tambahan ini umumnya ditambahkan di laptop atau komputer desktop yang memiliki spersifikasi menengah ke atas untuk menjalankan aplikasi-aplikasi yang membutuhkan pengolahan grafis tinggi.

Ada cukup banyak produsen kartu grafis, beberapa yang terkenal adalah Nvidia, AMD, dan Asus. Kartu grafis untuk komputer dekstop memiliki bentuk fisik besar yang dapat dipasang di dan dilepas dari slot ekspansi mainboard dengan mudah, sedangkan katur grafis laptop sudah terpasang dan menyatu di mainboard sehingga sulit dilepas atau diganti. Ketika Anda membeli laptop atau komputer dekstop bermerek, biasanya ada stiker kecil di casing untuk mengidentifikasi apakah laptop atau komputer dekstop tersebut memiliki kartu grafis tambahan atau tidak.

Bila laptop atau komputer desktop Anda memiliki dua kartu grafis, kartu grafis terintegrasi dan kartu grafis tambahan, Microsoft Windows secara default akan menggunakan kartu grafis yang terintegrasi dengan prosesor. Bila Anda menggunakan aplikasi yang membutuhkan pengolahan grafis tinggi seperti game, aplikasi pengolah gambar atau video, Anda perlu beralih untuk menggunakan kartu grafis tambahan. Anda tidak akan mendapatkan performa terbaik bila menyerahkan pengolahan grafis tinggi pada kartu grafis terintegrasi.

Setiap kartu grafis yang terpasang di komputer memiliki control panel yang digunakan untuk melakukan perubahan pengaturan. Melalui kontrol panel ini, Anda dapat menentukan kartu grafis utama yang digunakan untuk pengolahan grafis. Di Micosoft Windows, pengolah grafis ringan secara otomatis menggunakan kartu grafis terintegrasi, misalnya Intel HD Graphics untuk pengguna prosesor Intel, sedangkan untuk pengolahan grafis 3D atau aplikasi tertentu yang memerlukan pengolahan grafis tinggi, Anda dapat menentukan kartu grafis tambahan secara manual.

Contoh di artikel ini menggunakan laptop Acer Aspire yang memiliki dua kartu grafis yaitu kartu grafis terintegrasi (integrated graphics card) Intel HD Graphics dan kartu grafis tambahan (dedicated graphic card) NVIDIA GeForce 820M. Untuk menentukan dan mengatur kartu grafis utama di komputer Windows 10, berikut ini adalah langkah-langkahnya:

Di area kosong desktop komputer, klik kanan untuk menampilkan menu pintas dan kemudian pilih NVIDIA Control Panel.

Di jendela NVIDIA Control Panel yang muncul, klik Manage 3D settings (1), pilih tab Global Settings (2), dari kotak daftar tarik turun, pilih High-performance NVIDIA processor (3) dan kemuddian akhiri dengan mengklik tombol Apply (4).

Jika Anda ingin mengatur kartu grafis tambahan untuk aplikasi tertentu, klik tab Program Settings (1), pilih aplikasi atau program yang akan diatur untuk menggunakan kartu grafis tambahan (2) dan kemudian pilih High-performance NVIDIA processor (3). Anda dapat mengulangi langkah ini untuk aplikasi yang lain. Jika aplikasi yang Anda kehendaki tidak terdapat dalam dalam daftar, Anda dapat menghilangkan tanda centang di kotak centang berlabel Show only programs found on this computer atau menggunakan tombol Add.

SUKAI DAN BAGIKAN ARTIKEL INI:
Pin It