Kartu suara (sound card) komputer

Mengenal Kartu Suara (Sound Card) Komputer

Sekarang ini, banyak orang menggunakan PC (personal computer) atau komputer desktop sebagai pusat hiburan di rumah. Salah satu keuntungannya adalah Anda tidak perlu banyak perangkat berbeda untuk mendapatkan berbagai fungsi hiburan. Komputer desktop dapat digunakan untuk menonton film, mendengarkan musik atau bermain game imersif dan realistik.

Itulah sebabnya, selain mempunya kartu grafis yang berdiri sendiri (add-on graphics card), komputer desktop yang berfungsi sebagai pusat hiburan seharusnya juga mempunya kartu suara yang berdiri sendiri (add-on sound card). Kartu suara bertugas menghasilkan kualitas suara yang tinggi. Kartu suara adalah kartu ekspansi komputer untuk memproses file audio sehingga dihasilkan suara (playback) berkualitas tinggi melalui speaker komputer.

Mengenal kartu suara (sound card) komputer

Kartu suara memutar suara dan file musik serta menangani berbagai format file audio seperti .wav, .mp3, dan .cda. Jadi kualitas suara yang dihasilkan tergantung pada kartu suara dan speaker yang digunakan.

Untuk memaksimalkan kinerjanya, kartu suara perlu dikonfigurasi dan digunakan dengan bantuan software aplikasi dan driver, meskipun sebenarnya sistem operasi seperti Microsoft Windows dapat mendeteksi dan memuat driver secara otomatis.

Baca artikel: Mengetahui Sound Card Yang Terpasang Di Komputer

Kartu suara ada yang terintergrasi (integrated atau onboard sound card) dan ada yang berdiri sendiri (add-on atau dedicated sound card). Kartu suara yang terintegrasi memiliki fitur terbatas sehingga tidak dapat menghasilkan kualitas suara seperti pada kartu suara yang berdiri sendiri. Namun, karena menyatu dengan motherboard, kartu suara yang terintegrasi harganya jauh lebih murah.

Baca artikel:

Kartu suara yang berdiri sendiri tidak tertanam langsung di motherboard melainkan harus dipasang di slot ekspansi yang ada di motherboard. Kartu suara jenis ini memiliki beberapa peningkatan atau fitur tambahan sehingga dapat menghasilkan suara jernih dan tajam. Kartu suara yang berdiri sendiri memiliki harga lebih mahal.

Baca artikel:

Di bagian belakang kartu suara terdapat koneksi (port atau jack) audio dengan beberapa warna berbeda dan simbol konektor di samping setiap koneksi. Warna konektor umumnya adalah warna standar dan telah digunakan secara luas, namun beberapa merek kartu suara mungkin menggunakan warna berbeda. Berikut ini adalah beberapa koneksi yang ada di bagian belakang kartu suara:

Mengenal kartu suara (sound card) komputer
  • Digital out (warna putih atau kuning dengan kata "Digital out") digunakan untuk mengirim Dolby digital atau DTS surround sound sebagai aliran audio digital tersandi ke sistem home theater atau sistem speaker digital.
  • Sound in atau line in (warna biru dan simbol panah yang menunjuk gelombang). Koneksi ini digunakan untuk sumber audio eksternal seperti tape recorder, record player dan CD player.
  • Microphone atau Mic (warna merah muda dan simbol microphone). Koneksi ini digunakan untuk microphone atau headphone.
  • Sound out atau line out (warna hijau dan simbol panah yang menunjuk keluar gelombang). Merupakan koneksi suara utama untuk speaker atau headphone. Kartu suara dalam contoh ini juga mempunyai koneksi kedua (warna hitam) dan yang ketiga (warna oranye).
  • MIDI (warna emas dengan 15 lubang kecil). Koneksi ini digunakan untuk menghubungkan instrumen musikal dan juga dapat difungsikan sebagai port game untuk joystick atau gamepad.
SUKAI DAN BAGIKAN ARTIKEL INI:
Pin It