Perbedaan antara virus dan malware

Saya mencoba mengangkat tema terkait dengan virus dan malware. Hal ini disebabkan karena ketika mencari referensi mengenai virus, banyak artikel yang saya baca memberi judul "perbedaan antara virus dan malware". Jujur, ini sedikit membingungkan dan saya sendiri kurang sependapat. Menurut pendapat saya, virus dan malware bukan dua hal untuk dibedakan atau bisa dikatakan kurang tepat untuk dibedakan.

Mungkin bisa dikatakan lebih tepat bila perbedaan itu antara virus, adware, spyware, worm, trojan dan ransomware terkait dengan cara menginfeksi dan dampak yang ditimbulkannya. Virus adalah salah satu jenis malware dan menjadi istilah umum untuk menggambarkan infeksi pada komputer. Malware adalah istilah luas untuk menggambarkan software jahat (malicious software) apa saja yang menginfeksi komputer seperti adware, spyware, worm, trojan, ransomware dan termasuk juga virus itu sendiri.

Baca artikel::

Virus mengacu pada software jahat yang spesifik sedangkan malware adalah semua jenis software jahat termasuk virus. Jadi semua virus adalah malware tetapi tidak semua malware adalah virus. Orang awan sering mengatakan bahwa komputer mereka terserang virus meskipun kenyataannya adalah komputer mereka terserang trojan atau jenis malware lain. Untuk menambah pengetahuan terkait virus dan malware, berikut ini adalah gambaran singkat berbagai jenis malware:

Baca artikel:

1. Adware.

Adware sedikit berbeda karena tidak semua adware memiliki tujuan jahat. Ada banyak program yang dikemas dengan adware oleh pengembangnya. Adware adalah software yang didukung periklanan yang dapat menampilkan iklan pada layar saat pemasangan atau instalasi program. Namun adware juga bisa masuk ke komputer karena ulah peretas untuk terus menerus menampilkan iklan kepada Anda. Selain mengganggu, adware juga dapat merusak kinerja komputer.

2. Spyware.

Spyware adalah salah satu software berbahaya dan sulit dideteksi. Spyware akan memata-matai atau melacak aktivitas online Anda. Software berbahaya ini bertugas mengumpulkan informasi dari Anda seperti melacak data penelusuran (browsing) web atau memantau penekanan tombol keyboard untuk mengetahui username dan password dari website spesifik seperti internet banking.

3. Worm.

Worm adalah software jahat yang menyerupai virus dalam hal menginfeksi. Worm mampu mereplika dirinya sendiri tanpa interaksi manusia dan kemudian menyebar ke komputer lain melalui jaringan komputer atau dengan memanfaatkan sisi kelemahan keamanan komputer target. Worm mampu membuat gangguan besar dengan menghabiskan sumber daya sistem seperti ruang hard drive atau bandwidth.

4. Trojan.

Trojan adalah jenis malware yang dirancang untuk mengelabuhi pengguna bahwa mereka adalah program yang aman dan kemudian menginstalnya. Trojan sering disebut dengan trojan virus atau trojan horse virus dengan perbedaan trojan tidak dapat mereplika dirinya sendiri sedangkan virus bisa. Trojan dirancang untuk merusak, mencuri, mengganggu atau menimbulkan beberapa tindakan berbahaya lain pada data dan jaringan.

5. Ransomware.

Ransomware adalah adalah jenis malware tingkat lanjut dan paling jahat. Ransomeware bekerja dengan membatasi akses ke sistem komputer sehingga pengguna tidak bisa mengakses komputer sampai mereka mau membayar. Pembatasan pada sistem akan dihapus bila pengguna sudah membayar tuntutan dari penjahat dunia maya (cybercriminal) ini. Cryptolocker adalah salah satu jenis ransomware yang terkenal.

6. Virus.

Sebagaimana dijelaskan sebelumnya, virus adalah salah satu jenis malware. Virus dirancang untuk menyebar dari satu komputer ke komputer lain yang bersentuhan melalui penggunaan software atau data bersama dan juga memiliki kemampuan untuk mereplika dirinya sendiri. Virus berpotensi menyebabkan efek yang tidak terduga atau efek yang merusak seperti merusak sistem software melalui cara merusak atau menghancurkan data.

SUKAI DAN BAGIKAN ARTIKEL INI:
Pin It