Siapa yang tidak kenal dengan Google Chrome, web browser yang dikembangkan oleh Google dan memiliki pengguna terbanyak saat ini. Google Chrome dapat diunduh dan diinstal di sistem operasi Windows, macOS, Linux, iOS dan juga Android. Google Chrome adalah web browser yang cepat, aman dengan desain minimal. Keamanan Google Chrome semakin nyata dengan hadirnya perkakas bawaan (built-in tool) anti-malware.

Banyak hacker yang kini meletakkan (host) file atau software berbahaya (malicious file or software) mereka di web. Setiap web browser seperti Chrome, Firefox, Opera, Edge dan lainnya memiliki kerentanan. Demikian juga dengan file, program atau halaman web yang diunduh (download) juga memiliki celah keamanan yang dapat dieksploitasi. Hal ini bisa menjadi pemicu komputer terinfeksi. Hadirnya tool anti-malware Google Chrome memberikan lapisan pertahanan tambahan.

Baca artikel Windows Defender Browser Protection, Proteksi Tambahan Untuk Google Chrome

Dengan tool bawaan anti-malware, kini Google Chrome dapat memindai komputer untuk menemukan malware sebagaimana program antivirus pada umumnya. Kini, Google Chrome dapat melindungi komputer dari malware, termasuk ransomware, juga dari pembajak (hijacker) dan banyak ancaman keamanan lain. Tool anti-malware ini berjalan di Google Chrome versi Windows, tidak berlaku untuk Linux atau macOS. Pastikan Anda menggunakan versi terbaru Google Chrome.

Baca artikel:

Untuk menggunakan tool anti-malware Google Chrome, jalankan web browser Google Chrome, ketikkan chrome://settings/cleanup (1) di bilah alamat (address bar) Google Chrome dan kemudian tekan Enter. Klik tombol Find (2) untuk melakukan pemindaian. Bila Anda tidak mengklik tombol Find, pemindaian akan dilakukan dengan sendirinya.

Tool built-in anti-malware Google Chrome

Menurut blog resmi Google, tool anti-malware ini adalah kerjasama antara pengembang dengan ESET untuk mengkombinasikan teknologi Chrome Sandbox dengan engine deteksi ESET untuk menciptakan sistem yang akan menghapus software yang tidak mematuhi kebijakan software yang tidak diinginkan Google (Google's unwanted software policy).

Beberapa penguji menyatakan bahwa bila hasil pemindaian menemukan program jahat (malicious software) atau malware, pertama-tama yang dilakukan adalah mengirimkan informasi ke Google dan kemudian memunculkan peringatan menanyakan apakah Anda ingin malware tersebut dihapus. Tool anti-malware ini adalah bonus agar komputer bebas dari virus atau malware.

SUKAI DAN BAGIKAN ARTIKEL INI:
Pin It