Mengaktifkan Dan Menggunakan Fitur Site Specific Browser (SSB) Mozilla Firefox

Mozilla Firefox adalah browser dengan pengguna terbanyak kedua setelah Google Chrome. Mozilla Firefox turut mengikuti kesuksesan Google Chrome dalam merebut pangsa penguna browser. Berbeda dengan browser berbasis Chromium seperti halnya Google Chrome yang menggunakan rendering engine Blink dan V8 JavaScript, Mozilla Firefox menggunakan rendering engine sendiri yaitu Gecko.

Beberapa kelebihan dari browser Mozilla Firefox adalah dapat menampilkan halaman web dengan sangat baik, jarang mengalami masalah dan kelengkapan fiturnya. Kepopuleran browser ini semakin meningkat pesat setelah pembaruan (update) terbesarnya di Firefox Quantum. Sebagaimana browser modern lainnya, Mozilla Firefox juga diperbarui secara berkala.

Baca artikel:

Salah satu fungsi penting pembaruan (update) browser adalah hadirnya fitur baru. Mulai di versi 73, browser Mozilla Firefox memperkenalkan fitur baru Site Specific Browser (SSB). Bila Anda pernah menggunakan fitur Focus Mode di browser Google Chrome atau browser berbasis Chromium, fitur Site Specific Browser (SSB) di Mozilla Firefox memiliki kemiripan dengan fitur Focus Mode di Google Chrome.

Baca artikel:

Site Specific Browser membolehkan pengguna menginstal atau membuka halaman web sebagai aplikasi dekstop. Ketika dibuka dalam mode Site Specific Browser, halaman web akan dibuka di jendela (window) baru dengan antar muka (interface) minimal. Jendela tidak menampilkan toolbar, address bar, bookmark bar seperti pada fitur Focus Mode. Secara default, mode Site Specific Browser ini tidak diaktifkan.

Pengguna browser Mozilla Firefox yang tertarik untuk menggunakan mode Site Specific Browser dapat mengaktifkan terlebih dahulu. Berikut ini adalah cara mengaktifkan dan menggunakan mode Site Specific Browser di browser Mozilla Firefox:

1. Mengaktifkan Mode Site Specific Browser.

Jalankan browser Mozilla Firefox, di bila alamat (address bar), ketik about:config (1) dan kemudian tekan tombol keyboard Enter. Halaman Advanced Preferences akan menampilkan pesan peringatan (warning), klik saja tombol Accept the Risk and Continue (2).

Mengaktifkan dan menggunakan mode Site Specific Browser Mozilla Firefox

Di kotak pencarian Search preference name, ketik browser.ssb.enabled (1) untuk mencari fitur Site Specific Browser lebih cepat, pastikan tombol radio (radio button) Boolean (2) diseleksi dan kemudian klik tombol Plus (3) untuk menambahkan ke konfigurasi browser Mozilla Firefox.

Mengaktifkan dan menggunakan mode Site Specific Browser Mozilla Firefox

Sekarang, browser.ssb.enabled bernilai true (1), bila tidak, klik tombol Toggle (2) untuk mengubah ke nilai browser.ssb.enabled ke True. Untuk memberlakukan perubahan, restart browser Mozilla Firefox.

Mengaktifkan dan menggunakan mode Site Specific Browser Mozilla Firefox

2. Menggunakan mode Site Specific Browser.

Setelah mode Site Specific Browser diaktifkan, kini Anda dapat membuka halaman web di jendela (window) baru. Untuk membuka halaman web di jendela baru, klik Page actions (1) yaitu tombol dengan tiga titik horizontal dan kemudian pilih Instal Website as App (2).

Mengaktifkan dan menggunakan mode Site Specific Browser Mozilla Firefox

Jendela baru untuk halaman web tersebut dibuka tanpa menampilkan menampilkan toolbar, address bar dan bookmark bar. Di jendela baru tersebut, Anda hanya akan melihat title bar, ikon Minimize, Maximize dan Close serta halaman web itu sendiri.

Mengaktifkan dan menggunakan mode Site Specific Browser Mozilla Firefox
SUKAI DAN BAGIKAN ARTIKEL INI:
Pin It