Emulator Android terbaik untuk Mac (macOS)

5 Emulator Android Terbaik Untuk Mac

Android adalah sistem operasi perangkat mobile paling populer di dunia. Banyak faktor yang menyebabkan Android lebih unggul dari sistem operasi perangkat mobile lain, salah satunya adalah memiliki banyak aplikasi dan beragam. Menurut data dari Statista, sampai tahun 2019, terdapat lebih dari 3,5 juta aplikasi Android di Google Play Store. Banyak aplikasi Android begitu cepat populer dan disukai, terutama aplikasi untuk remaja dan game.

Aplikasi dan game Android menjadi daya tarik banyak orang. Sebagian besar pengguna Android memakai ponsel dan sisanya memakai tablet. Bermain game Android di ponsel atau tablet dapat dilakukan dengan mudah, namun Anda akan mendapatkan pengalaman bermain yang kurang memuaskan. Pengalaman bermain game akan jauh berbeda dan lebih baik bila menggunakan layar besar dengan kontrol keyboard, mouse atau gamepad.

Bila Anda pengguna Mac dan ingin menjalankan aplikasi Android, Anda perlu perangkat lunak emulasi berupa emulator Android untuk Mac. Sebagaimana emulator Android untuk Windows, ada emulator Android untuk Mac sehingga aplikasi dan game Android dapat dijalankan di Mac. Performa menjalankan aplikasi Android, khususnya game di Mac jauh lebih baik jika dibandingkan di ponsel atau tablet Android.

Baca artikel:

Sebagian besar software emulator Android populer tersedia untuk platform Windows dan Mac. Berikut ini adalah beberapa emulator Android populer untuk pengguna Mac:

1. BlueStack.

Emulator Android terbaik untuk Mac (macOS)

Tidak bisa disangkal bahwa BlueStack adalah emulator Android yang paling populer. Selain untuk Windows, emulator Android ini juga tersedia untuk Mac. BlueStack sudah digunakan di Windows dan MAC selama beberapa tahun dan sampai saat ini terus mendapatkan update rutin. Jika Anda pengguna lama emulator ini, mungkin saja dulu mendapati sedikit gangguan seperti lag. Sekarang, BlueStack telah menjadi emulator Android pilihan karena berbagai alasan yang bagus.

BlueStack mudah diinstal dan digunakan. Bila prioritas Anda adalah aplikasi Android seperti media sosial dan game, BlueStack menjadi yang paling bagus. Dengan built-in Google Play Store, Anda dapat mengunduh dan menginstal semua aplikasi dan game Android. BlueStack dapat menjalankan game berat serta menawarkan dukungan key mapping yang menjadi prasarat emulator modern. Fakta menarik lainnya, BlueStack didukung oleh investasi dari Samsung, Intel dan Qualcomm.

2. NoxPlayer.

Emulator Android terbaik untuk Mac (macOS)

NoxPlayer adalah salah satu emulator Android populer yang juga menyediakan versi untuk Mac. Emulator Android ini berorientasi pada game terutama untuk game berat yang perlu pemrosesan grafis tinggi atau game strategi seperti Clash of Clans dan Fornite. NoxPlayer hadir dengan kemampuan untuk mendukung joystick dan pengontrol dengan asumsi Mac Anda juga mendukungnya. Sebagaimana emulator modern lainnya, NoxPlayer juga mendukung key mapping dengan keyboard.

NoxPlayer dapat dikatakan sebagai emulator Android sempurna untuk pengguna Mac yang ingin memainkan banyak game ponsel di PC. Dibandingkan BlueStack, NoxPlayer memiliki waktu instalasi yang lebih cepat. NoxPlayer kompatibel dengan prosesor x86 dan AMD sehingga memiliki daftar kompatibilitas perangkat yang lebih luas. Dengan NoxPlayer, Anda mungkin tidak menemukan jeda waktu saat bermain game karena memiliki kinerja yang mulus.

3. Genymotion.

Emulator Android terbaik untuk Mac (macOS)

Berbeda dengan dua emulator Android yang telah disebut di atas, Genymotion ditujukan untuk pengembang aplikasi (application developer). Pengembang aplikasi dapat menguji aplikasi yang dibuat di berbagai perangkat virtual menggunakan emulator Android ini. Saat Anda menguji aplikasi, Anda diminta untuk menentukan perangkat virtual yang ingin digunakan, misalnya Nexus One dengan Android 4.2, Nexux 4 dengan Android 5.0, Nexus 6 dengan Android 6.0 atau perangkat virtual lain dengan versi Android lama atau yang lebih baru.

Genymotion adalah emulator Android yang ideal dan terbaik untuk Mac dengan kecepatan 3x lebih cepat dari perangkat aktual. Fitur menarik dari emulator ini adalah tersedianya layanan cloud yang disebut Genymotion Cloud. Selain menguji aplikasi di komputer Mac, Anda juga dapat menguji aplikasi dengan membuat server Genymotion bila tidak memiliki perangkat komputer yang kuat. Genymotion bukan emulator Android gratis, Anda perlu berlangganan setelah 30 hari masa percobaan gratis.

4. KO Player.

Emulator Android terbaik untuk Mac (macOS)

KO Player adalah pemain baru dalam emulator Android. Meskipun demikian, Anda dapat menjalankan aplikasi dan game Android dengan nyaman menggunakan emulator ini. KO Player berfokus pada game, namun memiliki fitur lengkap untuk menjalankan hampir semua aplikasi yang ada di Google Play Store selama kompatibel dengan versi Android. Bila Anda mengunjungi website perusahaan, tidak ada kejelasan versi Android yang dijalankan. Meskipun begitu, emulator Android ini kompatibel dengan beberapa aplikasi populer seperti WhatsApp, Clash of Clans dan lain sebagainya.

KO Player merupakan emulator Android gratis untuk Windows dan Mac. Emulator Android ini sudah terdapat Google Play Store pra-instal sehingga Anda langsung dapat mengunduh dan menginstal aplikasi dan game Android yang diinginkan. Dikatakan bahwa 99% aplikasi yanga ada di Google Play Store kompatibel dengan KO Player. KO Player memastikan bahwa pengguna akan mendapatkan pengalaman bermain Android yang berkualitas di Mac.

5. Android Studio.

Emulator Android terbaik untuk Mac (macOS)

Seperti halnya Genymotion, Android Studio juga ditujukan untuk pengembang aplikasi. Android Studio dimiliki oleh Google dan juga dilengkapi dengan emulator meskipun kurang mencolok dibandingkan dengan emulator komersial lain seperti Genymotion. Meskipun demikian, Android Studio secara rutin mendapat update dengan menghadirkan fitur baru. Emulator gratis untuk pengembang ini tersedia gratis untuk dua platform utama yaitu Windows dan Mac.

Android Studio dirancang secara khusus untuk pengembang aplikasi pemula hingga yang berpengalaman untuk menguji aplikasi yang dibuat sebelum dirilis ke Google Play Store. Android Studio dilengkapi dengan semua tool untuk membangun dan mendesain aplikasi, sedangkan emulatornya dapat digunakan untuk menguji aplikasi yang dibuat. Dengan Android Studio, aplikasi untuk setiap jenis perangkat Android dapat dibuat dengan lebih cepat.

SUKAI DAN BAGIKAN ARTIKEL INI:
Pin It