Apa yang diperlukan pertama ketika Anda ingin membuat aplikasi web atau ingin menginstal CMS seperti Joomla, Wordpress, Drupal dan lain sebagainya untuk membuat website? Web sever tentu saja. Ketika Anda ingin membuat aplikasi web atau ingin membuat website menggunakan CMS, Anda membutuhkan lingkungan pengembangan web bernama web server. Aplikasi web dan CMS hanya dapat berjalan di lingkungan web server.

Apakah ini artinya harus menyewa web hosting? Tidak harus. Anda dapat membuat website dengan CMS dan mengujinya sementara waktu di web server lokal di lokal dekstop yang Anda miliki. Lalu apa yang diperlukan untuk membuat web server lokal? Tergantung bahasa pemrograman dan database yang ingin digunakan untuk membuat aplikasi web. Umumnya, aplikasi web dan CMS menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL.

Baca artikel terkait: AMPPS, Web Application Stack Terbaik Untuk Membuat Web Server Lokal

Untuk membuat aplikasi web menggunakan PHP dan MySQL, Anda dapat mempersiapkan web server lokal yang terdiri dari software PHP, MySQL, Apache Web Server dan phpMyAdmin sebagai tool untuk pengelolaan database MySQL. Anda perlu menginstal dan mengkonfigurasi semua software tersebut dapat difungsikan sebagai satu kesatuan. Menginstal masing-masing software tidaklah sulit, namun mengkonfigurasi dengan tepat, dibutuhkan pengetahuan lebih.

Cara paling mudah membuat web server lokal adalah dengan menggunakan web application stack seperti LAMP, LAPP, XAMPP, MAMP, WAMP, WampServer atau AMPPS. Anda perlu memastikan mana diantaranya yang memiliki komponen PHP dan MySQL. Salah satu web application stack yang memiliki komponen PHP dan MySQL adalah AMPPS. AMPPS adalah web application stack yang terdiri dari Apache, Mysql, MongoDB, PHP, Perl, Python dan Softaculous auto-installer.

Artikel lain terkait web application stack:

Ketika Anda menginstal AMPPS, pengelolaan database MySQL dilakukan melalui phpMyAdmin yang menyediakan antarmuka grafis. Untuk pengguna biasa database MySQL, tentu akan dimudahkan dengan adanya phpMyAdmin. Namun bagi pengguna profesional, akan lebih menyukai mengelola database MySQL langsung melalui command line karena lebih leluasa menggunakan perintah SQL dan eksekusi perintahnya juga jauh lebih cepat.

Jika AMPPS telah diinstal dan Anda juga ingin mengelola database MySQL melalui command line, Anda perlu melakukan perubahan pengaturan. Dengan demikian, Anda memiliki dua interface untuk pengelolaan database MySQL yaitu melalui antarmuka grafis phpMyAdmin dan command line yang lebih mengandalkan perintah SQL langsung. Anda dapat menjalankan perintah SQL dengan masuk terlebih dahulu ke direktori bin MySQL melalui command prompt.

Baca artikel terkait perintah SQL:

Untuk mengelola database MySQL melalui command line, Anda perlu mengetahui path (jalur) ke direktori bin MySQL. Semua perintah SQL nantinya dimulai melalui direktori bin ini. Di contoh ini, direktori bin MySQL di AMPPS adalah C:\Program Files (x86)\Ampps\mysql\bin. Direktori mungkin berbeda jika Anda menginstal versi AMPPS berbeda. Untuk kemudahan, Anda dapat mengetahui direktori bin dengan bantuan File Explorer seperti screenshot di bawah ini.

Pengaturan untuk menggunakan database MySQL di AMPPS melalui command line

Setelah Anda mengetahui path ke direktori bin MySQL, Anda sudah dapat menggunakan MySQL di AMPPS melalui command line. Untuk menggunakan MySQL di AMPPS melalui command line, Anda perlu merubah direktori aktif command prompt ke direktori bin MySQL, cara yang dianggap kurang praktis. Tentu ada cara yang lebih mudah lagi yaitu menggunakan MySQL melalui command line dari direktori mana saja. Anda hanya perlu melakukan sedikit perubahan pengaturan di Windows.

Pengaturan untuk menggunakan database MySQL di AMPPS melalui command line

Untuk menggunakan MySQL melalui command line dari direktori mana saja, diperlukan sedikit pengaturan di Windows. Masih di jendela Command Prompt, ketikkan perintah "control sysdm.cpl" dan kemudian tekan tombol keyboard Enter untuk menjalankan kotak dialog System Properties.

Pengaturan untuk menggunakan database MySQL di AMPPS melalui command line

Di kotak dialog System Properties yang muncul, klik tab Advanced (1) dan kemudian klik tombol Environment Variables... (2)

Pengaturan untuk menggunakan database MySQL di AMPPS melalui command line

Di kotak dialog Environment Variables yang muncul, di bagian System variables, pilih atau seleksi variabel Path (1) dan kemudian klik tombol Edit (2).

Pengaturan untuk menggunakan database MySQL di AMPPS melalui command line

Di kotak dialog Edit Environment Variabel yang muncul, klik tombol New (1), ketikkan path lengkap ke direktori bin MySQL (2) dan kemudian klik tombol OK.

Pengaturan untuk menggunakan database MySQL di AMPPS melalui command line

Sekarang Anda dapat menggunakan MySQL di AMPPS dari direktori mana saja di Command Prompt. Untuk bisa menggunakan MySQL melalui command line, pastikan bahwa MySQL di AMPPS telah dijalankan.

Pengaturan untuk menggunakan database MySQL di AMPPS melalui command line

SUKAI DAN BAGIKAN ARTIKEL INI:
Pin It

MASUKKAN EMAIL ANDA UNTUK BERLANGGANAN ARTIKEL GRATIS:

Delivered by FeedBurner