8 Alasan Anda Tidak Seharusnya Menggunakan Web Hosting Gratis
Free Web Hosting

Anda mungkin telah selesai membuat dan menguji website di localhost (local web server) dan kini saatnya untuk membuat website Anda online. Website Anda perlu online agar dapat diakses oleh banyak orang. Untuk menjadikan website online, Anda memerlukan web hosting. Anda perlu mengunggah (upload) file, folder dan database website ke web hosting. Web hosting menyediakan sumber daya dan layanan yang diperlukan website Anda.

Terkait dengan ada dan tidaknya biaya, web hosting dibagi menjadi dua yaitu web hosting gratis dan berbayar. Anda dapat menggunakan web hosting gratis tanpa perlu membayar. Anda hanya perlu membuat akun di website resmi dari penyedia layanan web hosting, sedangkan untuk web hosting berbayar, selain membuat akun, Anda juga harus membayar untuk bisa menggunakan web hosting ini sesuai dengan pilihan paket yang diambil.

Banyak penyedia layanan web hosting menawarkan web hosting gratis. Terdengar cukup menyenangkan bisa menggunakan web hosting tanpa perlu membayar. Anda berfikir akan menghemat uang, namun kenyataannya, hasil dan harapan bisa sebaliknya, ada resiko untuk website Anda. Anda mungkin bisa menggunakan web hosting gratis hanya untuk website non-komersial atau ketika Anda sedang belajar atau bereksperimen membuat website.

Bila Anda serius membangun website, Anda tidak seharusnya menggunakan web hosting gratis. Menggunakan web hosting gratis adalah sebuah kesalahan untuk website yang terus dikembangkan semakin besar. Ada beberapa alasan mengapa web hosting gratis bukan opsi terbaik. Berikut ini adalah 8 alasan untuk tidak menggunakan web hosting gratis:

1. Kapasitas Penyimpanan Terbatas.

Web hosting gratis sudah pasti menyediakan ruang penyimpanan yang terbatas. Beberapa penyedia layanan web hosting mungkin hanya menawarkan penyimpanan 1 GB. Tentu saja, ruang penyimpanan sebesar 1 GB tidak cukup memenuhi kebutuhan website Anda dan akan cepat habis terpakai bila Anda konsisten terus melakukan update dan pengembangan.

Sebagai gambaran, bila Anda membuat website menggunakan CMS (Content Management System) seperti Joomla, file inti dari CMS ini saja sudah berukuran ratusan MB. Ini belum termasuk bila Anda menginstal ekstensi, misalnya ekstensi VirtueMart untuk membuat toko online. Gambaran lainnya, video definisi tinggi 2 menit bisa memiliki ukuran file lebih dari 1 GB. Satu video ini saja akan menguras semua penyimpanan yang ada, belum lagi bila Anda ingin mengunggah (upload) video, gambar dan file berkas lainnya.

2. Kerentanan Keamanan.

Kejahatan dunia maya (cyber crime) dengan meretas website akan terus meningkat. Sebagai pemilik atau pengelola website (webmaster), Anda perlu memberi perhatian lebih pada keamanan website dengan melindungi dari serangan dan penyusupan dunia maya. Ada bisa memulai dari menentukan web hosting untuk website. Selain mencari penyedia layanan web hosting yang memiliki reputasi baik, Anda juga tidak dianjurkan menggunakan web hosting gratis.

Pada umumnya, Web hosting gratis menawarkan sedikit perlindungan dari kejahatan dunia maya atau memiliki level keamanan mendasar (basic). Faktanya memang demikian. Web hosting gratis sering mengandung kerentanan keamanan yang dapat dieksploitasi dengan mudah oleh peretas untuk mengakses website. Berbeda dari web hosting gratis, web hosting berbayar menawarkan layanan yang aman dan terjamin.

3. Iklan Paksa.

Penyedia layanan web hosting mencari keuntungan dari jasa menyewakan web hosting. Semakin banyak yang menggunakan layanan web hosting berbayar, semakin besar keuntungan yang diperoleh. Nyatanya, penyedia layanan web hosting juga menyediakan web hosting gratis meskipun dengan sumber daya dan layanan terbatas. Lalu, dari mana keuntungan menyediakan layanan web hosting gratis?

Website Anda yang menggunakan web hosting gratis akan terpaksa menampilkan iklan atas nama penyedia layanan web hosting. Anda tidak akan memperoleh pendapatan dari menampilkan iklan ini karena akan menjadi hak penyedia layanan web hosting yang Anda gunakan. Iklan akan muncul di bagian atas, bawah atau sidebar di seluruh halaman website. Iklan tidak dapat dihapus kecuali Anda melakukan upgrade ke web hosting berbayar.

4. Sering Downtime.

Downtime diartikan sebagai periode dimana sebuah sistem, dalam hal ini web hosting, tidak berfungsi atau offline. Ketika web hosting tidak berfungsi, semua website yang berada di web hosting tersebut tidak dapat diakses. Web hosting sering downtime bisa disebabkan karena perbaikan (maintenance) server web hosting, bisa karena kegagalan perangkat keras atau kelalaian yang sederhana.

Web hosting gratis cukup sering mengalami downtime, berbeda dari web hosting berbayar yang umumnya memberi jaminan uptime 99.9 persen. Bila website Anda berada di web hosting gratis, Anda tidak bisa berbuat banyak. Anda mungkin sulit menghubungi customer service dan penanganan downtime oleh technical support juga lama. Downtime sangat merugikan. Anda berpotensi mengalami kerugian finansial bila website Anda adalah website bisnis.

5. Fitur Terbatas.

Selain ruang penyimpanan yang dibatasi, web hosting gratis juga memiliki fitur terbatas. Web hosting dengan reputasi baik memiliki panel kontrol cPanel yang sarat dengan fitur. Beberapa fitur yang umum ada di web hosting berbayar adalah instalasi skrip dalam satu kali klik, pengaturan email, manajemen basis data, penganalisis lalu lintas dan pengaturan subdomain.

Fitur-fitur umum seperti ini tidak ditawarkan di web hosting gratis. Web hosting gratis cenderung memiliki fitur yang dasar dan minimal. Anda hanya mendapatkan layanan hosting sederhana yang sulit dan tidak praktis digunakan. Anda tidak akan leluasa dan sulit mengelola website, sedangkan dalam pengembangan website baru, diperlukan fitur tersebut.

6. Kesulitan Mentransfer Website.

Apa yang terjadi ketika Anda berencana memindahkan (mentransfer) website dari penyedia layanan web hosting saat ini ke penyedia layanan web hosting lain. Bila website berada di web hosting gratis, Anda akan mengalami beberapa masalah. Pada intinya, web hosting gratis dari penyedia layanan web hosting manapun memiliki batasan pada aksesibilitas server.

Web hosting gratis tidak menyediakan fitur untuk melakukan backup website otomatis. Bila Anda mencoba melakukan backup manual, akses Anda ke file, folder dan database juga dibatasi. Sebagian besar web hosting gratis secara khusus merancang layanannya agar pengguna sulit bermigrasi. Anda seakan dijebak dan dicegah untuk pergi. Anda hanya memiliki opsi upgrade ke web hosting berbayar masih di penyedia layanan web hosting yang sama.

7. Kecepatan Muat Halaman Lambat.

Pada tahun 2010, Google menyatakan bahwa waktu muat halaman website adalah salah satu faktor pemeringkatan. Ini artinya, Anda perlu memastikan bahwa halaman website bisa dimuat cepat bila ingin konten website mendapat peringkat lebih tinggi di hasil pencarian Google. Namun, Anda akan sulit mencapai ini bila website berada di web hosting gratis.

Ini karena web hosting gratis biasanya menggunakan perangkat keras lama yang sudah ketinggalan zaman. Penggunaan perangkas keras lama tidak mampu memberikan waktu respon yang cepat dan berakibat halaman website dimuat lambat, terlebih lagi bila web hosting harus melayani banyak website. Dampak akhir adalah pengunjung meninggalkan website Anda dan mungkin tidak akan kembali lagi.

8. Customer Support Yang Buruk.

Tidak selamanya website di web hosting akan selalu online tanpa ada masalah atau kendala. Sekali waktu, Anda akan mendapati masalah seperti website yang tidak dapat diakses, update website gagal sehingga error, akses ke website tiba-tiba lambat dan sebagainya. Di sinilah, customer support dari penyedia layanan web hosting mengambil peran.

Ketika Anda mengalami masalah dengan website atau bahkan dengan layanan web hosting itu sendiri, Anda dapat memberitahu atau meminta bantuan kepada customer support. Umumnya, pelayanan customer support untuk web hosting gratis buruk. Mereka tidak akan merespon dengan cepat dan mungkin juga tidak memuaskan. Masalah atau keluhan Anda terkait website atau web hosting akan semakin berlarut lama.

SUKAI DAN BAGIKAN ARTIKEL INI:
Pin It