Ruang penyimpanan adalah salah satu komponen penting dari sistem komputer. Ruang penyimpanan utama sebuah unit komputer adalah hard disk atau SSD dimana data, program dan sistem operasi disimpan. Banyak pengguna komputer pada akhirnya menghadapi masalah terkait ruang penyimpanan yang semakin berkurang. Mereka tidak menyadari bahwa setiap kegiatan berkomputer dapat menghasilkan file usang atau file sampah yang seharusnya dihapus permanen dari komputer.

Secara standar, setiap Anda mengunduh program atau file dari internet, program tersebut akan disimpan di folder Downloads. Ketika Anda selesai menginstal program atau membuka file dan kemudian menyimpan ulang, Anda terkadang lupa atau membiarkan program atau file tetap ada di folder Downloads. Pada akhirnya folder Downloads akan dipenuhi dengan program dan file yang sudah tidak digunakan lagi.

Penyebab berkurangnya ruang penyimpanan juga bisa dari file atau folder yang ada di Recycle Bin. Secara standar, ketika Anda menghapus file atau folder, file atau folder tidak dihapus secara permanen. File atau folder disimpan semetara di Recycle Bin sampai Anda menghapus permanen dengan mengosongkan Recycle Bin. Kebanyakan pengguna komputer menganggap sudah cukup dengan hanya menghapus file atau folder tanpa perlu lagi mengosongkan Recycle Bin.

Baca artikel:

Penyebab lainnya adalah temporary file atau file sementara. File sementara ini hanya ada ketika diperlukan dalam suatu proses dan seharusnya dihapus ketika sudah tidak diperlukan. Banyak program akan membuat file sementara ini, namun meninggalkan begitu saja ketika sudah selesai. Sebagian besar file sementara disimpan di folder Temp dan sebenarnya aman untuk dihapus. Bila Anda mengosongkan Recycle Bin, file sementara ini juga ikut terhapus.

Menghapus file sementara atau file yang tidak digunakan lagi secara manual memang merepotkan. Belum lagi Anda disibukkan dengan pekerjaan dan akhirnya lupa dengan file-file tersebut. Di Windows 10 Creator Update ke atas, Anda dapat memanfaatkan fitur Storage sense yang secara otomatis dapat menghapus file sementara atau file tidak terpakai, file yang ada di folder Downloads dan juga di Recycle Bin.

Secara standar, fitur Storage sense tidak diaktifkan. Bila diaktifkan akan menghapus file-file tidak terpakai (file sampah) ketika komputer mengalami masalah terkait ruang penyimpanan. Anda juga perlu mengkonfigurasi untuk menentukan file-file mana saja yang perlu dihapus. Secara standar, Storage sense akan menghapus file sementara dan file yang ada di Recycle Bin. Berikut ini adalah caranya:

Klik tombol Start (1) yang ada di sudut kiri bawah dan kemudian pilih Settings (2) untuk membuka jendela Windows Settings. Anda juga bisa menggunakan pintasan keyboard dengan menggunakan kombinasi tombol Win+I.

Storage sense, fitur windows untuk menghapus file tidak terpakai secara otomatis

Di jendela Windows Settings yang muncul, klik System (Display, notifications, power).

Storage sense, fitur windows untuk menghapus file tidak terpakai secara otomatis

Di jendela Settings - System yang muncul, pilih Storage (1), kemudian rubah nilai Toggle button yang ada di bagian Storage sense dari Off menjadi On (2) dan selanjutnya klik tautan (link) Change how we free up space (3).

Storage sense, fitur windows untuk menghapus file tidak terpakai secara otomatis

Di jendela berikutnya yang muncul, tentukan file sementara (temporary files) yang ingin dihapus (1). Bila Anda berkeinginan untuk menghapus file sementara saat ini juga, Anda dapat menggunakan tombol Clean now (2).

Storage sense, fitur windows untuk menghapus file tidak terpakai secara otomatis

SUKAI DAN BAGIKAN ARTIKEL INI:
Pin It

MASUKKAN EMAIL ANDA UNTUK BERLANGGANAN ARTIKEL GRATIS:

Delivered by FeedBurner