Software gratis alternatif Microsoft Office
Office Suite Alternatif Microsoft Office

Anda tentu tidak asing dengan Microsoft Office, perangkat lunak (software) paling pupuler yang dibuat oleh Microsoft. Microsoft Office adalah paket aplikasi perkantoran yang paling banyak digunakan hingga saat ini oleh berbagai perusahaan dari skala kecil sampai besar dan juga individu. Banyak pengguna sudah sangat familiar dengan paket aplikasi ini karena kemudahannya dan mungkin juga telah menggunakan sejak lama.

Pengguna lama Microsoft Office tentu sangat mengenal antarmuka (user interface) dan berbagai operasi di dalamnya. Meskipun Microsoft secara berkala mengeluarkan versi terbaru dengan perubahan antarmuka, penambahan dan peningkatan fitur, pengguna dapat menyesuaikan dengan cepat. Ini adalah salah satu alasan mengapa Microsoft Office terus mendapatkan popularitas hingga saat ini.

Baca artikel:

Microsoft Office adalah paket aplikasi komersial. Untuk menggunakan paket aplikasi ini, Anda harus membeli lisensi yang cukup mahal. Setiap rilis versi terbaru, Anda tidak dapat memperbarui ke versi terbaru secara cuma-cuma. Anda harus kembali membeli lisensi untuk menggunakan versi terbaru tersebut. Ada beberapa edisi Microsoft Office di pasaran yaitu Home & Student, Home & Business, Standard, Professional dan Professional Plus.

Baca artikel:

Ada rumor beredar bahwa Microsoft Office secara bertahap akan sepenuhnya menjadi cloud computing. Ini artinya Microsoft Office tidak lagi diinstal di komputer. Microsoft hanya menyediakan versi instalasi untuk negara berkembang saja. Anda harus berlangganan bulanan atau tahunan untuk menggunakan paket aplikasi ini. Dengan demikian, harus ada biaya berlangganan yang pasti dan rutin untuk menggunakan paket aplikasi perkantoran ini.

Sebenarnya, ada cukup banyak software yang dapat menjadi alternatif Microsoft Office. Umumnya, software alternatif Microsoft Office ini bersifat sumber terbuka dan dapat digunakan gratis. Software alternatif Microsoft Office ini juga memiliki antarmuka dan fitur mumpuni, lebih dari cukup untuk menyelesaikan pekerjaan yang sebelumnya mengandalkan Microsoft Office. Berikut ini adalah beberapa software alternatif Microsoft Office:

1. Apache OpenOffice.

Software gratis alternatif Microsoft Office

OpenOffice adalah paket aplikasi perkantoran yang sepenuhnya sumber terbuka (open source), artinya Anda dapat menggunakan untuk berbagai tujuan dan salinannya juga dapat didistribusikan kepada siapapun. Aplikasi OpenOffice ini terakhir kali dikembangkan oleh Oracle Corporation, sebelum kemudian diserahkan ke Apache Software foundation. Versi terbaru OpenOffice saat artikel ini dibuat adalah OpenOffice 4.1.10.

Office suite OpenOffice sendiri terdiri dari beberapa aplikasi yaitu Writer (pengolah kata), Calc (spreadsheet), Impress (presentasi), Draw (aplikasi gambar), Math (editor formula) dan Base (database). OpenOffice adalah software multi platform yang dapat diinstal di beberapa sistem operasi seperti Windows, Linux, Solaris dan juga macOS (OS X). OpenOffice dapat diunduh melalui website resminya di openoffice.org.

2. LibreOffice.

Software gratis alternatif Microsoft Office

LibreOffice adalah pakeet aplikasi perkantoran sumber terbuka dan merupakan fork atau versi lain dari OpenOffice tahun 2010. Sebagaimana OpenOffice, LibreOffice terdiri dari Writer (pengolah kata), Calc (spreadsheet), Impress (presentasi), Draw (aplikasi gambar dan flowchart), Math (editor formula) dan Base (database). LibreOffice kini menyediakan versi online dengan rilis kode sumber utama yang dilakukan dengan LibreOffice 5.3 pada Februari 2017.

Selain menggunakan format dokumen standar terbuka, OpenDocument Format (ODF), LibreOffice juga kompatibel dengan format dokumen Microsoft Office seperti Word (.doc, .docx), Excel (.xls, .xlsx), PowerPoint (.ppt, .pptx) dan Publisher. LibreOffice dapat diinstal di beberapa platform sistem operasi seperti Windows, MacOS dan Linux. Anda dapat mengunduh office suite ini mmelalui website resminya di libreoffice.org.

3. SoftMaker FreeOffice.

Software gratis alternatif Microsoft Office

FreeOffice adalah paket aplikasi perkantoran dari SoftMaker yang juga dapat digunakan secara gartis. FreeOffice terdiri dari TextMaker (word processor), PlanMaker (spreadsheet) dan Presentation (presentasi). FreeOffice kompatibel dengan Microsoft Office dan dapat digunakan untuk membuka dokumen bersesuaian yang dibuat dari Microsoft Office seperti Word (.doc, .docx), Excel (.xls, .xlsx) dan PowerPoint (.ppt, .pptx).

FreeOffice dapat diunduh melalui website resminya di freeoffice.com dan dapat diinstal di Windows dan berbagai distribusi Linux, sedangkan FreeOffice Mobile dapat diperoleh dari Google Play Store untuk diinstal di Android. Meskipun berasal dari versi berbayar SoftMaker Office, fitur SoftMaker FreeOffice sudah lebih dari cukup sebagai paket aplikasi alternatif Microsoft Office.

4. WPS Office Free.

Software gratis alternatif Microsoft Office

WPS Office Free adalah versi gratis dari versi premium paket aplikasi perkantoran WPS Office. Ada beberapa fitur di versi premium yang tidak disertakan di versi gratis. WPS Office Free terdiri dari Writer, Spreadsheets, Presentation dan ditambah PDF tool. WPS Office Free memiliki antarmuka yang user-friendly dan menyediakan opsi antarmuka modern dan klasik. WPS Office Free juga mendukung multi bahasa seperti English, French, German, Spanish, Polish dan beberapa yang lain.

WPS Office Free juga dapat digunakan untuk menyimpan hasil pekerjaan dalam format file Microsoft Office yang memungkinkan untuk dibuka di Microsoft Office. WPS Office Free dapat diinstal di platform Windows dan Linux, sedangkan versi mobile dapat diinstal di Android. Office suite yang dibuat oleh Kingsoft Software ini dapat diunduh melalui website resminya di wps.com/office-free.

5. Google Docs, Sheets and Slides.

Software gratis alternatif Microsoft Office

Google menawarkan aplikasi berbasis web sebagai alternatif untuk Microsoft Office yaitu Google Docs (alternatif Word), Google Sheets (alternatif Excel) dan Google Slides (alternatif PowerPoint). File yang dibuat menggunakan Google Docs, Sheets and Slides disimpan secara otomatis ke akun Google Anda. Namun demikian, Google Docs, Sheets and Slides tidak menawarkan tool lanjutan seperti pivot table atau database sebagaimana yang ada di paket aplikasi perkantoran lain seperti OpenOffice atau LibreOffice.