Alasan beralih atau pindah dari Windows ke Linux

8 Alasan Beralih Atau Pindah Dari Windows Ke Linux

Microsoft Windows adalah sistem operasi yang paling populer di antara sistem operasi lain seperti macOS dan distro Linux. Windows merupakan sistem operasi berlisensi dan harus membeli lisensi untuk menggunakan. macOS adalah sistem operasi yang sudah satu paket dengan hardware dan aplikasi lain. Untuk bisa menggunakan macOS, Anda harus membeli kesatuan paket tersebut. Distro Linux adalah open source dan umumnya gratis.

Meskipun Windows berbayar, kenyataannya sistem operasi ini memiliki jumlah pengguna terbanyak, jauh mengungguli macOS dan distro Linux. Menggeser dominasi Windows akan menjadi usaha yang sulit dengan hadirnya Windows 10. Windows adalah sistem operasi yang lebih dulu muncul dan sudah memiliki pondasi kuat. Banyak pengembang aplikasi populer yang menargetkan untuk berjalan di platform Windows.

Baca artikel:

Saat ini, ada lebih dari 300 distro Linux yang aktif dikelola. Distro Linux sendiri memiliki keragaman untuk memenuhi kebutuhan unik penggunaanya. Kebanyakan distro Linux itu gratis meskipun ada juga yang tidak karena menjual layanan dukungan teknis (support) dan juga adanya aplikasi berbayar di distro tersebut. Karena sifatnya yang gratis, seharusnya distro Linux memiliki jumlah pengguna terbanyak, bukan Windows.

Ada yang beranggapan bahwa beralih atau pindah dari Windows ke Linux itu sulit. Distro Linux itu beragam dan memiliki target pengguna tertentu. Ada beberapa distro Linux populer untuk pemula yang cocok digunakan untuk mereka yang beralih atau pindah dari Windows ke Linux. Bahkan, juga ada distro Linux yang didesain mirip dengan antar muka Windows 7 dengan tata letak Windows XP.

Sebenarnya, ada cukup banyak alasan mengapa perlu memilih Linux dan beralih atau pindah dari Windows. Berikut ini adalah beberapa alasan mendasar untuk memilih Linux dibandingkan Windows.

1. Linux gratis.

Seperti yang telah disinggung di atas, sebagian distro Linux adalah gratis. Beberapa ada yang berbayar karena menawarkan layanan dukungan teknis atau menyertakan software berbayar di distro tersebut. Masa dukungan untuk sistem operasi Windows XP dan Windows 7 yang populer telah berakhir. Bila Anda ingin menggunakan Windows 8.1 atau Windows 10, Anda harus membeli lisensi yang tidak murah.

Ada lebih dari 300 distro Linux di luar sana yang sebagian besar adalah gratis. Anda hanya perlu untuk mencari distro Linux yang sesuai dengan kebutuhan Anda, mengunduh dan kemudian menginstalnya di perangkat komputer. Anda tidak perlu mengeluarkan uang untuk menggunakan distro tersebut. Coba Anda berfikir mengapa harus membeli bila ada yang gratis.

2. Berjalan lancar di perangkat komputer lama.

Jika Anda pengguna Windows XP, Vista atau Windows 7 dan ingin menggunakan Windows 10, perangkat komputer Anda mungkin tidak cukup mampu menjalankan Windows 10. Windows 10 mungkin lambat atau tidak berjalan sama sekali karena masalah kapasitas dan kompatibilitas hardware serta driver. Alternatif lain, Anda membeli PC atau laptop baru yang menjalankan Windows 10 atau Anda menginstal Linux.

Ada banyak distro Linux yang berjalan cepat dan tanpa masalah di perangkat komputer lama. Blog ini telah mengulas beberapa distro Linux ringan terbaik yang dapat diinstal di perangkat komputer lama yang sebelumnya menggunakan Windows XP, Vista atau Windows 7. Anda tidak perlu mengakhiri masa pakai perangkat tersebut atau menjual ke penadah barang bekas karena masih dapat digunakan untuk menjalankan Linux.

3. Memiliki lebih banyak aplikasi gratis.

Banyak pengembang aplikasi menargetkan aplikasi yang dibuatnya untuk Windows. Aplikasi yang berjalan di Windows umumnya adalah aplikasi komersial meskipun beberapa aplikasi open source juga ada yang berjalan di platform Windows. Demikian juga untuk distro Linux, banyak distro Linux juga menyertakan tool Wine dan PlayOnLinux untuk menginstal dan menjalankan game atau aplikasi Windows di Linux.

Distro Linux memiliki banyak aplikasi open source yang gratis. Sebagian besar distro Linux juga telah menyertakan aplikasi pra-instal atau Anda dapat menginstalnya secara manual aplikasi yang diinginkan. Linux memiliki kategori yang lengkap untuk aplikasi seperti Mozilla Firefox untuk browser, Thunderbird untuk email, Dropbox untuk cloud storage, VLC Media Player untuk file multimedia, LibreOffice untuk office suite, GIMP untuk pengolah gambar dan masih banyak lagi yang lain.

4. Keamanan.

Tidak ada sistem operasi yang tanpa resiko. Windows sebagai sistem operasi populer dan paling banyak digunakan banyak menerima ancaman dan menjadi target serangan virus dan malware. Windows harus dilindungi antivirus dan firewall untuk membentengi sistemnya. Di Linux, Anda dapat mensiasati dengan mengunduh aplikasi dari sumber terpercaya dan tidak menggunakan aplikasi yang memiliki banyak celah keamanan seperti Adobe Flash.

Baca artikel:

Di Linux, semua perubahan yang terjadi pada file system memerlukan akses SuperUser yang disebut juga dengan root. Untuk memberi hak akses, diperlukan kata sandi yang digunakan untuk memverifikasi. SuperUser bertanggungjawab atas semua kelangsungan sistem Linux. Tidak ada perubahan pada sistem yang tidak diketahui. Bila ada permintaan akses SuperUser yang tidak jelas, maka bisa diidentifikasi sebagai virus meskipun tanpa menggunakan antivirus.

5. Performa.

Dibandingkan Windows yang menggunakan sumber daya (resource) lebih banyak, Linux membutuhkan sumber daya yang lebih sedikit. Anda dapat menggunakan distro Linux misalnya Bodhi Linux dengan lancar, cepat dan tanpa lag di perangkat komputer lama dengan kemampuan hardware yang terbatas. Bila digunakan untuk Windows, perangkat yang demikian mungkin akan membuat Windows 7 berjalan lambat atau Windows 10 bermasalah.

6. Keandalan.

Sebagai pengguna Windows, berapa kali Anda mendapati aplikasi yang sedang digunakan tidak merespon (hang). Kenyataannya, kita sering mendapati aplikasi di Windows tidak merespon dan harus menutupnya dengan Task Manager dan membukanya kembali bila masih ingin menggunakannya. Masalah yang demikian jarang ditemukan di Linux. Dengan demikian, Linux bisa lebih diandalkan dibandingkan Windows.

Kebanyakan aplikasi di Linux adalah sumber terbuka dan gratis. Sumber terbuka di sini artinya siapapun dapat melihat, meninjau dan mengubah kode sumber (source code). Aplikasi sumber terbuka umumnya lebih stabil karena dilakukan perbaikan dengan cepat oleh komunitas bila ditemukan adanya bug atau celah keamanan.

7. Update.

Sistem operasi perlu melakukan update untuk memperbaiki celah keamanan, menghapus, menyempurnakan atau menambah fitur baru. Update utama Windows membutuhkan waktu lama karena ada proses mengunduh file, menginstal dan mengkonfigurasi. Update Windows menggunakan sumber daya sistem cukup besar yang dapat mengganggu aplikasi yang digunakan. Saat update, Windows akan melakukan reboot beberapa kali yang tentu saja dapat mengganggu pekerjaan.

Baca artikel:

Berbeda dengan Windows, file update untuk Linux berukuran kecil karena sudah terbagi-bagi sehingga hanya perlu memori yang lebih sedikit. Proses update juga lebih cepat dan halus tanpa mengganggu aplikasi lain yang sedang digunakan. Di Linux, proses update dapat diterapkan tanpa melakukan reboot sehingga tidak mengganggu pekerjaan.

8. Dukungan.

Microsoft Windows mungkin tidak memiliki dukungan (support) sebanyak Linux, namun mempunyai dokumentasi yang cukup lengkap. Bila Anda mendapati masalah yang terkait Windows dan belum terpecahkan, Anda perlu mencari pemecahan di forum meskipun sering dijumpai pertanyaan yang diajukan tidak memiliki jawaban. Linux memiliki banyak forum, ruang obrolan dan website yang didedikasikan untuk Linux.

SUKAI DAN BAGIKAN ARTIKEL INI:
Pin It